Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Menolak Proposal Rusia Mengenai Mekanisme Keamanan Teluk

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2020 15:58 3:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Oktober 2020 15:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat pada Selasa (20/10/2020) mengumumkan penolakannya terhadap proposal Rusia di Dewan Keamanan PBB untuk membentuk mekanisme keamanan yang efektif di kawasan Teluk, Middle East Monitor melaporkan.

Hal ini muncul dalam pernyataan yang dibuat oleh Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kelly Craft selama pertemuan Dewan Keamanan tentang “Pemeliharaan Perdamaian dan Keamanan Internasional: Tinjauan Komprehensif atas Situasi di Kawasan Teluk Persia”, yang diketuai oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di markas besar organisasi di New York.

Di awal sesi, Lavrov menyarankan: “Mengembangkan langkah-langkah praktis untuk membangun mekanisme keamanan yang efektif di Teluk Arab… untuk mencegah eskalasi dan membangun sistem yang efektif untuk keamanan kolektif di kawasan.”

Dia menjelaskan bahwa mekanisme ini akan dibentuk: “Dengan partisipasi negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB (Rusia, AS, China, Prancis, dan Inggris), Liga Negara-negara Arab, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan pihak lain yang berkepentingan.”

Kraft menanggapi proposal Rusia dengan menyatakan: “Saya menghargai fokus Anda pada keamanan Teluk, tetapi dengan hormat, saya tidak setuju dengan solusi yang Anda usulkan. Tidak perlu mekanisme lain untuk meningkatkan keamanan di kawasan Teluk.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat AS itu menambahkan: “Dewan Keamanan PBB memiliki semua alat yang dimilikinya untuk meminta pertanggungjawaban Iran, dan kami hanya harus memutuskan untuk melakukannya. Amerika Serikat akan terus meminta pertanggungjawaban Iran, bahkan jika itu berarti kita harus bertindak sendiri.”

Kraft melanjutkan: “Saya memahami bahwa Anda ingin membangun struktur keamanan di Teluk untuk meningkatkan stabilitas di kawasan, dan dengan segala hormat saya pikir solusinya lebih sederhana dari itu.”

Dia menunjukkan bahwa: “Dewan harus memiliki keberanian untuk meminta pertanggungjawaban Iran karena menolak untuk mematuhi kewajiban internasionalnya, terutama karena Iran menolak untuk berkomitmen pada hukum atau resolusi dewan ini. Iran adalah alasan utama mengapa Teluk tidak stabil.”

Negara-negara Teluk tidak mengeluarkan pernyataan segera tentang masalah tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatASnegara Arab TelukPBBrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Istri Sakit Buktikan Cintamu!
Tulisan selanjutnya kuburan massal Tiga Kuburan Massal Lainnya Ditemukan di Tarhuna Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?