Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Prancis dan Otoritas Jerman: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kurang Manjur untuk Usia >60 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2021 08:05 8:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2021 08:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Prancis Emmanuel Macron hari Jumat (29/1/2021) mengatakan bahwa vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca tampaknya tidak efektif untuk orang-orang di atas usia 65 tahun.

Dilansir The Guardian, berbicara kepada reporter hanya beberapa jam sebelum European Medicines Agency (EMA) merekomendasikan vaksin tersebut untuk semua kelompok umur, Macron mengatakan “sangat sedikit informasi” yang tersedia perihal vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan Inggris-Swedia dan Universitas Oxford tersebut.

“Saat ini menurut kami vaksin itu quasi-ineffective bagi orang di atas usia 65,” katanya kepada para reporter sebagaimana dikonfirmasi oleh kantornya kepada AFP.

“Apa yang bisa secara resmi saya katakan hari ini adalah berdasarkan hasil awal yang ada kami tidak menyarankan [vaksin] 

AstraZeneca untuk orang berusia 60 sampai 65 tahun,” kata Macron.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

President Prancis itu mengatakan dirinya menunggu keputusan EMA –yang keluar kemudian beberapa jam setelah Macron berbicara kepada awak media– dan mengatakan juga bahwa otoritas kesehatan Prancis sendiri yang “memiliki angkanya (datanya).”

“Saya tidak memiliki data apapun, dan saya tidak memiliki tim ilmiah sendiri untuk menelaah angka-angka itu,” aku Macron.

Keputusan pakar Prancis perihal vaksin coronavirus AstraZeneca diperkirakan akan mulai dirilis pekan depan, menurut sumber-sumber yang dekat dengan otoritas kesehatan.

Sementara itu, komisi vaksin Jerman hari Jumat masih mempertahankan sarannya agar tidak menyuntikkan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca kepada orang-orang berusia lanjut.

“Alasannya karena saat ini tidak ada data yang cukup tentang efektivitas vaksin tersebut bagi orang berusia di atas 65 tahun,” kata komisi yang dikenal dengan STIKO tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AstraZenecaJermanMacronPrancisvaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak Muda, Sukses Bisnis Peternakan Berkat Rutin Ngaji
Tulisan selanjutnya Warga Inggris Terlibat dalam Pembunuhan Remaja Palestina di Tepi Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?