Hidayatullah.com–Presiden Prancis Emmanuel Macron hari Jumat (29/1/2021) mengatakan bahwa vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca tampaknya tidak efektif untuk orang-orang di atas usia 65 tahun.
Dilansir The Guardian, berbicara kepada reporter hanya beberapa jam sebelum European Medicines Agency (EMA) merekomendasikan vaksin tersebut untuk semua kelompok umur, Macron mengatakan “sangat sedikit informasi” yang tersedia perihal vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan Inggris-Swedia dan Universitas Oxford tersebut.
“Saat ini menurut kami vaksin itu quasi-ineffective bagi orang di atas usia 65,” katanya kepada para reporter sebagaimana dikonfirmasi oleh kantornya kepada AFP.
“Apa yang bisa secara resmi saya katakan hari ini adalah berdasarkan hasil awal yang ada kami tidak menyarankan [vaksin]
AstraZeneca untuk orang berusia 60 sampai 65 tahun,” kata Macron.
President Prancis itu mengatakan dirinya menunggu keputusan EMA –yang keluar kemudian beberapa jam setelah Macron berbicara kepada awak media– dan mengatakan juga bahwa otoritas kesehatan Prancis sendiri yang “memiliki angkanya (datanya).”
“Saya tidak memiliki data apapun, dan saya tidak memiliki tim ilmiah sendiri untuk menelaah angka-angka itu,” aku Macron.
Keputusan pakar Prancis perihal vaksin coronavirus AstraZeneca diperkirakan akan mulai dirilis pekan depan, menurut sumber-sumber yang dekat dengan otoritas kesehatan.
Sementara itu, komisi vaksin Jerman hari Jumat masih mempertahankan sarannya agar tidak menyuntikkan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca kepada orang-orang berusia lanjut.
“Alasannya karena saat ini tidak ada data yang cukup tentang efektivitas vaksin tersebut bagi orang berusia di atas 65 tahun,” kata komisi yang dikenal dengan STIKO tersebut.*