Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

New Zealand Kebobolan Coronavirus Varian Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2021 17:16 5:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2021 17:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–New Zealand sejak awal pandemi Covid-19 hingga saat ini masih menjadi negara yang termasuk sangat sukses dalam meredam penyebaran coronavirus, terbukti dengan sangat rendahnya angka infeksi dan kematian, lewat aturan yang sangat ketat. Namun demikian, negara itu tetap saja kemasukan coronavirus varian Inggris yang diketahui lebih cepat menular.

Warga Auckland bangun pagi hari Senin (15/2/2021) disambut dengan aturan lockdown yang baru, 3 hari lockdown ketat, setelah coronavirus varian Inggris terdeteksi di ibu kota itu, lapor AAP.

Pagi tadi kepada Radio NZ, Perdana Menteri Jacinda Arden mengatakan tes genom menunjukkan ada 3 kasus infeksi di masyarakat yang melibatkan coronavirus varian Inggris, yang pertama kali terdeteksi di negeri kiwi itu, lansir Yahoo News.

Kasus-kasus itu —berasal dari satu keluarga di Auckland— memicu pemerintah memberlakukan larangan keluar rumah non-esensial bagi 1,6 juta warga sampai tengah malam hari Rabu sebagai bagian dari pembatasan level tiga.

Lockdown tersebut merupakan yang kedua bagi warga Auckland, yang tahun lalu selama 51 hari nyaris tidak boleh sama sekali keluar rumah karena pemerintah memberlakukan lockdown nasional untuk meredam penyebaran coronavirus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kali ini, warga New Zealand yang tinggal di luar Auckland dikenai aturan lockdown level dua, yang mewajibkan mereka mengenakan masker, menjaga jarak, dan tidak boleh berkerumun.

Belum jelas apakah setelah berakhir pada hari Rabu aturan itu akan diperpanjang.

PM Arden mengatakan aparat kesehatan masih berupaya mencari sumber penularan, menelusuri dua petunjuk utama.

Oleh karena satu orang dari tiga yang terjangkit Covid-19 varian Inggris itu bekerja untuk perusahaan yang memberikan jasa di Bandara Auckland, aparat mencari tahu kemungkinan virus menyelinap lewat penumpang transit atau lewat penatu kru pesawat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19inggrisNew Zealandvarian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Covid-19: Inggris Berlakukan Karantina Wajib di Hotel Bagi Orang yang Datang dari Negara Daftar Merah
Tulisan selanjutnya Jalaluddin Rakhmat, Tokoh Syiah Indonesia Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?