Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

BBC Dikritik atas Wawancara ‘Penuh Permusuhan’ dengan Pemimpin Dewan Muslim Inggris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Februari 2021 16:38 4:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Februari 2021 16:37
Bagikan
Zara Mohammed
Bagikan

Hidayatullah.com— Program BBC, Woman’s Hour Radio 4, dikritik karena wawancaranya yang “penuh permusuhan” dengan Zara Mohammed, perempuan pertama yang memimpin Dewan Muslim Inggris. Lebih dari 100 tokoh masyarakat telah menandatangani surat terbuka kepada BBC memprotes program tersebut, lansir Middle East Eye.

Surat itu meminta BBC untuk mendiversifikasi editorial dan tim produksinya dan lebih terlibat dengan Muslim Inggris, mengatakan bahwa pertanyaan Emma Barnett dengan Zara menegakkan kembali “kiasan merusak dan prasangka” tentang Islam dan wanita Muslim.

“Meskipun Zara berulang kali mengklaim bahwa ajudikasi agama tidak dalam parameter perannya memimpin organisasi masyarakat sipil, Barnett mengajukan pertanyaan tentang imam perempuan empat kali, setiap kali menyela jawaban Zara,” bunyi surat itu. “Pembingkaian wawancara dan kliping segmen ‘imam wanita’ untuk media sosial mencerminkan gaya dan nada wawancara akuntabilitas dengan seorang politisi, daripada secara otentik mengakui dan terlibat dalam apa yang direpresentasikan oleh hal ini bagi wanita Muslim Inggris.

Selain itu, menurut Zara, kesetaraan palsu antara imam dengan rabi dan pendeta dalam agama yang tidak memiliki pendeta mencerminkan kurangnya dasar literasi agama yang dibutuhkan untuk keterlibatan otentik dengan komunitas Muslim Inggris.

Para penandatangan publik termasuk Anggota Parlemen Buruh Diane Abbott; Naz Shah; Zarah Sultana dan Apsana Begum; Baroness Warsi, mantan ketua Partai Konservatif; komedian Deborah Frances-White; Jordan Stephens dari Rizzle Kicks; Faiza Shaheen, direktur Pusat Studi Perburuhan dan Sosial; dan penulis Nikesh Shukla.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebanyak 200 orang telah menandatangani surat tersebut, yang diorganisir oleh penulis Yassmin Abdel-Magied dan Mariam Khan.

Representasi Muslim

Pada bulan Januari, Zara Muhammad, 29 tahun, seorang konsultan pelatihan dan pengembangan Skotlandia, menjadi pemimpin perempuan termuda dan pertama di Dewan Muslim Inggris, organisasi payung Muslim terbesar di Inggris dengan lebih dari 500 organisasi yang berafiliasi.

Pada 4 Februari, ia muncul sebagai tamu di program Woman’s Hour, di mana Barnett berulang kali bertanya tentang jumlah imam perempuan di negara itu. Surat itu menambahkan bahwa BBC menghapus twit asli dengan klip wawancara Zara, yang mewakili Dewan Muslim Inggris, menyusul keluhan online dan pribadi.

“Ini bukanlah cara organisasi media, terutama BBC – yang dimaksudkan untuk mewakili Inggris dan orang Inggris – terlibat dengan wanita Muslim dan orang Muslim,” Abdel-Magied, salah satu penyelenggara surat itu, mengatakan kepada The Guardian.

Dia menambahkan bahwa dia melakukan percakapan dengan wanita Muslim lainnya yang “secara serius mempertimbangkan kembali apakah menghadiri Woman’s Hour atau tidak adalah sesuatu yang ingin kami lakukan sebagai bagian dari publikasi di sekitar buku kami atau percakapan seputar masalah yang sangat penting bagi kami”.

Khan, penyelenggara surat yang lain, mengatakan meski “mengecewakan” melihat wawancara itu, hal itu membantu mengungkap “masalah budaya yang lebih luas di dalam BBC dan media dalam hal representasi Muslim”.  “Ini adalah momen penting di mana BBC dapat memilih untuk berpaling dari komunitas Muslim atau terlibat dalam membuat perubahan dan mengakui bahwa hal itu berdampak nyata pada kehidupan Muslim di Inggris,” ungkapnya.

Surat terbuka tersebut mencatat bahwa suara Muslim kurang terwakili di seluruh penyiar publik dan menyerukan kepada BBC untuk berkomitmen kembali untuk terlibat dengan wanita Muslim dan mereka dari komunitas yang secara historis terpinggirkan dan merekrut Muslim dalam peran kepemimpinan dan komisioning.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BBCDewan Muslim Inggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 3 Golongan Manusia yang Tak Bisa Melihat Wajah Rasulullah
Tulisan selanjutnya Transaksi Produk Fesyen Muslim di Marketplace Kian Tumbuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?