Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Coronavirus Telah Menaklukkan Puncak Everest

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 April 2021 12:40 12:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 April 2021 12:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Coronavirus telah menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia.

Seorang pendaki Norwegia menjadi orang pertama yang dites positif di base camp Puncak Everestdan diterbangkan dengan helikopter ke Kathmandu, di mana dia dirawat di sebuah rumah sakit.

Erlend Ness mengatakan kepada Associated Press dalam sebuah pesan yang dikirimkan hari Jumat (23/4/2021) bahwa dia dites positif pada 15 April. Namun, hasil tes selanjutnya pada hari Kamis (22/4) menunjukkan negatif dan dia kemudian tinggal bersama satu keluarga lokal di Nepal.

Seorang pemandu berpengalaman asal Austria, Lukas Furtenbach, memperingatkan bahwa virus kemungkinan menyebar di antara ratusan pendaki gunung, pemandu dan pembantunya yang sedang berkemah di Everest.

Apabila tidak segera diambil tindakan sehingga wabah meluas maka pendakian terancam ditutup, padahal bulan Mei biasanya cuaca baik bagi pendaki, imbuhnya seperti dilansir Associated Press.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sekarang sangat memerlukan tes massal di base camp, di mana setiap orang dites dan setiap tim diisolasi, tidak ada kontak antartim,” kata Furtenbach. “Itu yang perlu dilakukan sekarang, kalau tidak maka akan terlambat.”

Furtenbach, yang memimpin tim pendakian terdiri dari 18 orang ke Puncak Everes dan Puncak  Lhotse, mengatakan kemungkinan kasus infeksi coronavirus yang ada bukan hanya satu, sebab pendaki asal Norwegia itu kumpul dengan sejumlah orang lain selama berminggu-minggu.

Seorang pejabat dinas pendakian gunung di Nepal membantah ada kasus infeksi Covid-19 lain di Everest saat ini.

Mira Acharya, direktur Department of Mountaineering, mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki informasi resmi tentang kasus Covid-19 dan hanya ada laporan soal penyakit seperti pneumonia dan gangguan kesehatan berkaitan dengan ketinggian lokasi pendakian.

Pendakian ditutup tahun lalu disebabkan pandemi Covid-19 dan para pendaki tahun ini kembali ke Everest untuk pertama kali sejak Mei 2019.

Musim semi merupakan musim pendakian teramai di Nepal, yang memiliki 8 puncak di antara puncak-puncak gunung tertinggi di dunia, dimulai pada bulan Maret dan berakhir pada bulan Mei.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19EverestNepal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bunda Wakaf dalam Sejarah Peradaban
Tulisan selanjutnya Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?