Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tertahan di Pelabuhan Kenya, AS Berencana Alihkan Obat HIV/AIDS ke Negara Lain

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Mei 2021 19:44 7:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Mei 2021 19:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk memindahkan obat HIV/AIDS Yang tertahan di pelabuhan Kenya ke negara-negara lain yang membutuhkan, kata Kedubes AS di Kenya.

Lebih dari 1,5 juta orang yang hidup dengan HIV membutuhkan obat tersebut dan pendistribusian dilakukan ke berbagai pusat kesehatan guna mengupayakan obat tersebut tetap tersedia

Obat anti-retroviral itu tiba di Kenya pada bulan Januari tetapi tertahan di pelabuhan Mombasa karena terganjal masalah pajak dan perizinan.

Kedubes AS mengatakan mengingat tanggal kadaluarsa obat-obatan tersebut, kemungkinan akan lebih baik bila dialihkan ke negara lain supaya bisa segera dipergunakan.

Pemerintah Kenya sudah membebaskan pajaknya, tetapi pejabat otoritas pendapatan negara mengatakan bahwa sebagian kontainer masih menunggu izin dari otoritas obat-obatan, lapor koran lokal Daily Nation seperti dilansir BBC Kamis (6/5/2021).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang pejabat dari otoritas obat-obatan mengatakan izin baru diperlukan sebab izin yang sebelumnya menyatakan badan suplai medis Kenya sebagai penerimanya.

Pihak penyumbang obat tersebut, USAid, menyerahkan tanggung jawab pendistribusian obat kepada sebuah perusahaan swasta, akan tetapi pemerintah ingin agar obat dibagikan oleh badan suplai medis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatHIV/AIDSKenya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ethiopia Nyatakan Kelompok Bersenjata Tigray dan Oromo sebagai Teroris
Tulisan selanjutnya rem media sosial Mudik Dilarang, Kemenag Sarankan Silaturahim Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?