Hidayatullah.com—Presiden Brazil Jair Bolsonaro hari Sabtu (12/6/2021) memimpin ratusan pengendara motor besar (moge) menyusuri jalan-jalan di kota Sao Paulo, dan diganjar denda karena melanggar aturan Covid-19 setempat yang memgharuskan orang mengenakan masker.
Presiden konservatif itu melambaikan tangan dari atas motornya dan kemudian dari atas truk pengangkut sound system kepada warga yang menyaksikan konvoi. Meskipun para pemotor mengenakan helm, tetapi sebagian besar tidak mengenakan masker, termasuk Bolsonaro, yang bersikukuh mengatakan penutup wajah tidak diperlukan bagi orang yang sudah divaksinasi.
Kantor pers pemerintah kota Sao Paulo mengatakan bahwa denda – yang setara kira-kia $110 – akan diberikan kepasa mereka yang melanggar aturan penggunaan masker di tempat umum yang berlaku sejak Mei 2020.
Menurut pemantauan otoritas setempat, 12.000 pemotor berpartisipasi dalam acara yang digelar kalangan pro-Bolsonaro tersebut, lapor Associated Press.
Iring-iringan moge tersebut berkeliling kota Sao Paulo dan berakhir di Tama Ibirapuera, di mana Presiden Brazil itu naik ke sebuah truk pengangkut sound system dan menyuarakan pendapatnya tentang tidak perlunya masker bagi orang yang sudah divaksinasi Covid-19.
Sejauh ini kurang dari 12% populasi Brazil sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, menurut Kementerian Kesehatan. Banyak pakar kesehatan setempat yang memperingatkan bahwa masker boleh diabaikan apabila mayoritas penduduk sudah disuntik vaksin dosis lengkap.
Sebelumnya pada bulan Mei Bolsonaro juga pernah didenda di negara bagian Maranhao, karena tidak mematuhi aturan penggunaan masker.
Gubernur Maranhao dan Sao Paulo selama ini diketahui berseteru dengan Bolsonaro soal cara penanggulangan Covid-19.*