Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar pada hari ini menyambut duta besar (dubes) Arab Saudi untuk Doha. Dubes pertama yang diangkat kembali oleh negara-negara Arab yang setuju mengakhiri perselisihan dengan Qatar, lapor kantor berita QNA.
Langkah terbaru untuk akhiri perselisihan ini datang setelah pengumuman Otoritas Umum Kepabeanan Qatar pada Februari lalu. Lembaga itu mengumumkan bahwa lalu lintas komersial melalui perbatasan Abu Samra dengan Arab Saudi akan dibuka setelah 4 tahun.
Pada Juni 2017, Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Qatar, menuduhnya mendukung kelompok teroris di wilayah tersebut.
Keempat negara juga memberlakukan embargo terhadap Qatar dan mengeluarkan daftar tuntutan yang panjang. Termasuk penutupan lembaga penyiaran berita Al Jazeera yang berbasis di Doha, di bawah ancaman sanksi lebih lanjut.
Qatar menolak untuk tunduk, menyangkal tuduhan bahwa ia mendukung terorisme dan menggambarkan upaya blok itu untuk mengisolasinya sebagai pelanggaran hukum internasional dan pelanggaran kedaulatan nasionalnya.*