Hidayatullah.com — Dua pejuang Taliban dan seorang warga sipil tewas pada Rabu (22/09/2021) oleh orang-orang bersenjata yang menyerang sebuah pos pemeriksaan di Afghanistan timur, lansir The New Arab.
Serangan di kota Jalalabad adalah yang terbaru terhadap sasaran Taliban di provinsi Nangarhar, yang selama bertahun-tahun merupakan basis operasi utama kelompok ISIS di Afghanistan.
Sebuah sumber keamanan dan saksi mata mengatakan orang-orang bersenjata tak dikenal di sebuah becak menyerang sebuah pos pemeriksaan di distrik Ghawchak di Jalalabad dan menewaskan dua penjaga Taliban dan seorang warga sipil.
Seorang pejabat Taliban mengkonfirmasi serangan itu, tetapi mengatakan yang tewas semuanya adalah warga sipil.
Dalam insiden lain, penduduk setempat mengatakan kepada AFP bahwa dua pejuang Taliban terluka saat mencoba menjinakkan alat peledak rakitan di Jalalabad.
Rincian lebih lanjut tidak segera tersedia.
Negara Islam-Khorasan (ISIS-K), cabang lokal dari kelompok jihad, mengaku bertanggung jawab atas beberapa serangan akhir pekan di Jalalabad yang menewaskan sedikitnya dua orang.
Itu adalah ledakan mematikan pertama sejak pasukan AS terakhir menarik diri dari Afghanistan pada 30 Agustus.
ISIS-K juga mengaku bertanggung jawab atas serangan berdarah yang menewaskan lebih dari 100 warga Afghanistan dan lainnya di bandara Kabul pada akhir Agustus.
Meskipun ISIS dan Taliban adalah kelompok militan Islam Sunni garis keras, mereka berbeda dalam masalah agama dan strategi, yang telah menyebabkan pertempuran berdarah di antara keduanya.*