Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sembunyikan Hubungannya dengan China, Profesor Univ Harvard Divonis Bersalah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Desember 2021 11:16 11:16 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2021 11:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang profesor Universitas Harvard yang dituduh menyembunyikan keterkaitannya dengan program rekrutmen pemerintah China divonis bersalah atas semua dakwaan.

Charles Lieber, 62, bekas kepala jurusan kimia dan biologi kimia di pengadilan menyatakan dirinya tidak bersalah atas dua dakwaan pemalsuan laporan pajak, dua dakwaan membuat pernyataan palsu, dan dua dakwaan tidak melaporkan perihal rekeningnya di bank asing di China.

Juri melakukan pertimbangan selama sekitar dua jam 45 menit sebelum mengumumkan keputusan Lieber bersalah atas semua dakwaan, setelah persidangan mendengarkan keterangan para saksi selama lima hari di pengadilan federal Boston.

Pengacara pembela Lieber, Marc Mukasey, berargumen jaksa tidak memiliki bukti atas tuduhan-tuduhan tersebut. Dia menyatakan bahwa penyelidik tidak menyimpan catatan wawancara mereka dengan Lieber sebelum penangkapannya.

Dia berpendapat jaksa tidak dapat membuktikan bahwa Lieber “bertindak dengan sadar, sengaja atau dengat niat sungguh-sungguh atau membuat pernyataan palsu”. Mukasey juga menegaskan bahwa kliennya tidak dijerat dengan dakwaan mentransfer secara ilegal teknologi atau proprietary information kepada China.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaksa menuding Lieber, yang ditangkap pada bulan Januari, dengan sadar dan sengaja menyembunyikan keterlibatannya dalam China’s Thousand Talents Plan – sebuah program yang dirancang untuk merekrut orang-orang dengan pengetahuan tentang teknologi asing dan kekayaan intelektual ke China – guna melindungi karir dan reputasinya.

Lieber membantah perihal keterlibatannya itu saat diperiksa oleh aparat AS, termasuk National Institutes of Health, yang memberikan dana jutaan dolar untuk penelitian-penelitiannya, kata jaksa.

Lieber juga menyembunyikan uang yang didapatnya dari program China itu, yang berupa $50.000 per bulan dari Wuhan University of Technology, samai $158.000 tanggungan biaya hidup serta hibah lebih dari $1,5 juta, menurut jaksa penuntut seperti dilansir Associated Press Selasa (21/12/2021).

Sebagai imbal-baliknha, kata Jaksa, Lieber setuju untuk menerbitkan artikel-artikel, menyelenggarakan konferensi internasional dan mengajukan berbagai paten atas nama universitas China tersebut.

Kasus ini merupakan salah satu kasus “China Initiative” kelas kakap yang sedang ditangani Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Inisiatif itu diluncurkan pada tahun 2018 guna memberantas spionase ekonomi dan akademik oleh antek-antek China di AS.

Inisiatif itu dikritik oleh sejumlah kalangan akademisi, termasuk dari Stanford, Yale, Berkeley, Princeton, Temple dan perguruan tinggi ternama lain, yang menandatangani surat yang ditujukan kepada Jaksa Agung AS Merrick Garland meminta agar inisiatif itu dihentikan.

Lieber mengambil cuti administratif berbayar dari Harvard sejak ditangkap pada Januari 2020.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatCharles LieberchinaprofesorUniversitas Harvard
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yaqut Cholil Qoumas sebelum jadi Menag mutasi kemenag Gaduh di Kemenag Usai Yaqut Mutasi 6 Pejabat Sekaligus
Tulisan selanjutnya Pemprov DKI Jakarta Larang Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru, Minta Warga di Rumah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?