Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Akuarium Gentong Bikin Ikan Stres dan Cepat Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Januari 2022 07:38 7:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Januari 2022 07:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah vendor ternama di Prancis memutuskan untuk tidak lagi menjual akuarium gentong karena menyebabkan ikan stres dan cepat mati.

Dilansir Reuters Sabtu (22/1/2022), AgroBiothers Laboratoire tidak lagi menjual akuarium apapun dengan kapasitas kurang dari 15 liter dan hanya menjual yang berbentuk kotak. Perusahaan itu beralasan, memelihara ikan dalam wadah kecil tanpa perlengkapan filtrasi dan oksigenasi merupakan penyiksaan terhadap hewan.

“Orang-orang membeli ikan mas untuk anak-anak mereka secara impulsif, tetapi jika mereka tahu betapa menyiksanya itu (bagi si ikan), mereka tidak akan melakukannya. Berputar-putar, berputar-putar dalam mangkuk kecil membuat ikan gila dan membunuh mereka dengan cepat,” kata CEO dari AgroBiothers Matthieu Lambeaux kepada Reuters.

Ikan emas dapat hidup hingga 30 tahun dan tumbuh hingga sekitar 25 cm di akuarium besar atau kolam di luar ruangan, tetapi dalam mangkuk kecil mereka kerap mati dalam beberapa minggu atau bulan saja.

Ia mengatakan, ikan mas adalah hewan sosial yang butuh ditemani ikan lain, ruang yang luas dan air bersih, serta memiliki akuarium membutuhkan peralatan dan keahlian minimal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Prancis adalah pasar ikan akuarium merah nomor satu di Eropa, sekitar 2,3 juta ikan per tahun, kata Lambeaux.

Jerman dan beberapa negara Eropa lainnya sudah lama melarang akuarium gentong, tetapi Prancis belum memiliki undang-undang tentang masalah ini.

“Ini adalah anakronisme Prancis, itu sebabnya kami memutuskan untuk bertindak. Kami tidak sanggup mendidik semua pelanggan dan menjelaskan bahwa memelihara ikan dalam wadah kecil itu kejam. Kami menganggap bahwa adalah tanggung jawab kami untuk tidak lagi memberikan pilihan itu kepada konsumen,” kata Lambeaux.

AgroBiothers, yang memiliki pangsa pasar produk perawatan hewan peliharaan di Prancis sekitar 27%, menjual sekitar 50.000 akuarium gentong per tahun dengan harga satuan sekitar 20 euro di tahun-tahun sebelumnya.

“Ada permintaan akan akuarium gentong, tetapi kenyataannya yang kita sodorkan kepada anak-anak adalah kemungkinan melihat ikan mas mati perlahan-lahan,” katanya.

Sebagian orang meyakini bahwa ikan mas (maskoki) hanya memiliki memori atau ingatan beberapa detik saja, sehingga mereka bisa hidup di dalam wadah yang kecil.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akuariumikanPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjaga Lisan, Menjaga Keselamatan dan Insan
Tulisan selanjutnya Jerman Lebih Memilih Kirim RS Lapangan daripada Senjata ke Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?