Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Amerika Ditangkap dengan Tuduhan Memimpin Batalion Wanita ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2022 15:12 3:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2022 15:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang wanita Amerika berusia 42 tahun telah ditangkap dan didakwa mengorganisir dan memimpin batalion yang semuanya perempuan dari kelompok ISIS alias Daesh alias IS.

Allison Fluke-Ekren, seorang ibu yang pernah tinggal di Kansas, diduga melatih wanita dan anak-anak untuk menggunakan senapan serbu AK-47 dan rompi bunuh diri di Suriah.

Dia juga dicurigai merekrut orang untuk kemungkinan serangan di masa depan di kampus perguruan tinggi Amerika Serikat.

Fluke-Ekren bisa menghadapi hukuman 20 tahun penjara jika terbukti bersalah, lansir BBC. 

Rincian tuduhan atas dirinya dipaparkan dalam pernyataan tertulis FBI tahun 2019, yang dirilis hari Sabtu (29/1/2022) setelah dia dipulangkan ke AS untuk menghadapi dakwaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Disebutkan bahwa pada tahun 2016 didirikan sebuah batalion ISIS yang dikenal sebagai Khatiba Nusaybah. Batalion yang semua anggotanya wanita itu didirikan di Raqqa, Suriah. Kala itu, Raqqa merupakan ibu kota de facto dari ISIS.

Batalion itu konon hanya beranggotakan wanita yang menikah dengan para petempur pria ISIS. Batalion merupakan pasukan beranggotakan sekitar 300-1.000 orang 

Fluke-Ekren dicurigai menjadi pemimpin dan pengelola kelompok pasukan itu segera setelah dia bergabung.

Peran utamanya adalah mengajar para wanita bagaiman membela diri sendiri dari musuh-musuh ISIS. Kabarnya dia berhasil merekrut sejumlah wanita untuk dilatih menggunakan AK-47, granat dan sabuk bom bunuh diri.

Dia juga dituding mengajar anak-anak menggunakan senjata serbu, dan di dalam afidavit FBI itu disebutkan bahwa seorang saksi mengaku melihat salah satu putra Fluke-Ekren memegang senapan mesin. Bocah itu berusia 5-6 tahun kala itu.

Dia juga dituduh semasa di Suriah berperan merekrut orang yang akan melakukan serangan di masa depan di kampus perguruan tinggi di AS.

Dia juga konon mengatakan kepada seorang saksi perihal keinginannya untuk melancarkan serangan di sebuah pusat perbelanjaan dengan menggunakan bahan peledak, dan menyayangkan serangan itu apabila tidak merenggut nyawa banyak orang.

Fluke-Ekren didakwa menyediakan dan berkonspirasi untuk memberikan dukungan material atau sumber daya kepada organisasi teroris asing dan terancam hukuman 20 tahun penjara jika terbukti bersalah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AK-47Allison Fluke-EkrenAmerika SerikatISISsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dengan Terpaksa Mattarella Bersedia Dipilih Kembali Sebagai Presiden Italia
Tulisan selanjutnya Hukuman Mati Bagi Pembunuh Dua Pakar PBB di RD Kongo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?