Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

WHO Peringatkan Cacar Monyet Meluas di Eropa, Belanda Wajibkan Karantina Kontak Dekat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2022 13:39 1:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2022 13:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Belanda mewajibkan orang yang kontak dekat dengan pasien terinfeksi cacar monyet menjalani karantina, sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan penyakit itu meluas di Eropa pada musim panas ini.

Badan kesehatan publik Belanda RIVM menganjurkan karantina tiga pekan dengan dasar masa inkubasi cacar monyet yang berkisar antara 5 sampai 21 hari. 

Karantina berlaku bagi siapa saja yang tinggal dalam rumah di mana cacar air terdiagnosis atau telah melakukan hubungan seks dengan penderita atau kontak dekat lainnya.

RIVM mencabut saran sebelumnya yang menyebutkan karantina bagi rang-orang  yang menghabiskan lebih dari 15 menit dalam jarak 1,5 meter dari seorang penderita cacar monyet, lansir Dutch News Senin (23/5/2022).

Hari Jumat pekan lalu, Menteri Kesehatan Ernst Kuipers menyatakan penyakit itu sebagai penyakit kelas A, yang artinya semua kasus terkonfirmasi atau suspek harus dilaporkan ke otoritas kesehatan publik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejauh ini dua infeksi telah dikonfirmasi di Belanda. 

Kuipers mengatakan lebih banyak kasus mungkin terjadi dalam beberapa pekan mendatang, tetapi dia tidak memperkirakan virus itu menjadi darurat kesehatan masyarakat. 

World Health Organisation (WHO) telah memperingatkan bahwa penyakit itu dapat menyebar ke seluruh Eropa pada musim panas ini pada acara-acara yang melibatkan orang banyak, pesta, dan festival. 

Pakar virologi Marion Koopmans mengatakan kekhawatiran itu terutama disebabkan oleh fakta bahwa tidak semua kasus dapat ditelusuri ke orang-orang yang baru-baru ini bepergian ke Afrika, seperti yang terjadi pada wabah sebelumnya. “Tampaknya penyakit itu menyebar dengan cukup mudah, yang karena itu kita harus mengatasinya,” kataKoopmans dalam acara bincang-bincang Op1. 

“Apa yang kami lihat sampai sekarang adalah cacar monyet ini merupakan penyakit impor, dengan hanya satu atau dua kontak saja,” kata Koopmans, seraya menambahkan bahwa distribusi penyakit ini tidak bisa dan masih harus dipelajari lebih lanjut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelandaCacar monyetEropakarantinavirusWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua PP Muhammadiyah Cemas Masyarakat Dipecah Belah oleh Buzzer Politik
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Indonesia Arab Saudi Larang Warganya Pergi ke Indonesia, Kemlu Sampaikan Penjelasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?