Hidayatullah.com– Salah satu anak kembar Elon Musk yang kini berusia 18 tahun mengubah nama dan gendernya menjadi wanita secara legal dan menegaskan tidak lagi ingin memiliki keterkaitan apapun dengan ayah biologisnya itu.
Mengutip dokumen pengadilan, People hari Selasa (21/6/2022) melaporkan bahwa perubahan nama dan gender itu diajukan oleh Xavier Alexander Musk di Los Angeles County Superior Court tidak lama setelah dia memasuki usia 18 tahun, usia yang dianggap dewasa secara hukum di negara bagian California, Amerika Serikat.
Permohonan bertanggal 18 April itu meminta agar nama Xavier Alexander Musk diubah gendernya menjadi perempuan dan namanya menjadi Vivian Jenna Wilson. Wilson adalah nama belakang dari ibu kandungnya yang merupakan mantan istri Musk, Justine Wilson. Pemohon juga meminta dikeluarkan akta kelahiran baru guna merefleksikan perubahan tersebut.
Salah satu alasan yang dikemukakan pemohon, yang ditulis dalam dokumen itu adalah
“identitas gender dan fakta bahwa saya tidak lagi tinggal atau berharap dikaitkan dengan ayah biologis saya dalam cara, bentuk dan rupa apapun.”
Media entertaintment TMZ yang pertama kali mengabarkan perihal dokumen itu.
Persidangan untuk menuntaskan perubahan nama itu akan digelar kemudian pada bulan ini.
Xavier Alexander Musk adalah satu dari lima anak Elon Musk dari hubungan dan perkawinan pertamanya dengan Justin Wilson, seorang penulis asal Kanada. Pasangan itu menikah pada tahun 2000 dan bercerai pada 2008. Dia memiliki seorang saudara kembar.
Dokumen itu mencuat ke publik hari Senin, sehari setelah Elon Musk menulis di Twitter “I love all my kids so much” (Saya sangat mencintai semua anak-anak saya) dalam rangka Father’s Day.
Hari Senin, Justin bercerita di Twitter perihal interaksinya dengan salah satu anak kembarnya yang berusia 18 tahun, tetapi tidak menyebutkan apakan itu Xavier alias Vivian atau kembarannya Griffin.
Dalam cuitannya wanita berusia 49 tahun itu juga menceritakan bahwa dia mengatakan kepada anaknya itu “Saya sangat bangga padamu”, yang kemudian dibalas anaknya, “Saya bangga pada diri saya sendiri.”*