Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Baru Taliban akan Selenggarakan Pertemuan Besar Membahas Persatuan Nasional

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Juni 2022 10:53 10:53 am
Ahmad
Dipublikasikan 30 Juni 2022 11:00
Bagikan
Wakil Perdana Menteri Afghanistan Abdul Salam Hanafi berbicara selama peringatan kematian Mullah Mohammad Omar, pemimpin dan pendiri Taliban, di Kabul/Foto REUTERS
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang ulama Taliban dan pemimpin suku Afghanistan akan mengadakan rapat umum berskala besar untuk membahas masalah persatuan nasional. Menurut Wakil Perdana Menteri Afghanistan, Abdul Salam Hanafi acara ini hanya akan diikuti peserta pria.

Abdul Salam mengatakan pertemuan besar ini diadakan untuk pertama kalinya sejak Taliban mengambil alih Agustus lalu, akan dimulai besok. Ia mengatakan, para pemuka agama juga meminta agar pertemuan umum yang diadakan berfokus pada sistem administrasi Islam dalam masalah ekonomi dan sosial.

“Semua orang dengan pandangan yang berbeda akan bersatu …. ini akan menjadi langkah positif bagi stabilitas di Afghanistan dan memperkuat persatuan nasional,” katanya dikutip Reuters.

Afghanistan berada dalam krisis ekonomi yang serius ketika miliaran cadangan bank sentral dibekukan dan sanksi internasional dikenakan pada sektor perbankan setelah Taliban mengambil alih pemerintahan. Ditanya apakah perempuan bisa menghadiri rapat umum, Abdul Salam mengatakan delegasi laki-laki akan mewakili perempuan.

“Perempuan adalah ibu dan saudara … kami sangat menghormati mereka dan ketika laki-laki bergabung dalam aksi ini berarti mereka juga berpartisipasi,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok masyarakat sipil, bagaimanapun, menekankan kurangnya partisipasi yang sah dalam demonstrasi jika tidak melibatkan partisipasi perempuan.  Unjuk rasa tersebut terlihat mirip dengan ‘loya jirga’, sebuah majelis pertemuan khusus yang biasa dilakukan Suku Pasthun, untuk pengambilan keputusan di Afghanistan yang digunakan oleh beberapa pemimpin, termasuk mantan presiden republik, Ashraf Ghani.

Ghani pada tahun 2020 mengadakan loya jirga sebelum memutuskan untuk membebaskan ratusan tahanan Taliban untuk pembicaraan damai.  Namun, tidak jelas apa yang akan dibahas dalam rapat umum yang melibatkan 3.000 laki-laki itu dan apakah masalah pendidikan menengah perempuan akan dibahas nantinya.

Komunitas internasional, khususnya Washington, berpendapat bahwa Taliban perlu mengubah arah tentang hak-hak perempuan setelah membatalkan keputusannya untuk membuka sekolah menengah perempuan pada bulan Maret dan mengharuskan perempuan untuk menutupi wajah mereka dan memiliki teman laki-laki saat bepergian. Negara-negara asing juga mendesak pemerintah pemerintahan baru Afghanistan untuk lebih inklusif.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Kriminal Internadional Didesak Menyelidiki Perlakuan “Kejam” China terhadap Etnis Uighur
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Hikmah dan Keutamaan Berkurban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?