Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB: Serangan Udara Prancis di Mali Menewaskan Warga Sipil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Maret 2021 19:03 7:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2021 19:03
Bagikan
Drone Angkatan Udara Prancis di kawasan Sahel, Afrika.
Bagikan

Hidayatullah.com—Serangan udara Prancis pada bulan Januari di Mali telah menewaskan 19 warga sipil dan tiga pria bersenjata di sebuah acara pernikahan, demikian laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kementerian Pertahanan Prancis menyangkal temuan PBB itu, mengatakan bahwa serangan pada 3 Januari itu “menarget sebuah kelompok teroris bersenjata.”

Prancis mengerahkan 5.100 tentara di kawasan Sahel untuk memerangi kelompok-kelompok yang berkaitan dengan al-Qaeda dan ISIS alias IS.

PBB melakukan investigasi setelah warga setempat menduga bahwa sebuah helikopter melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang sedang menghadiri acara pernikahan di dekat desa Bounti di Mali bagian tengah.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa kala itu memang sedang digelar acara pernikahan yang dihadiri sekitar 100 warga sipil di lokasi serangan, lansir AFP Selasa (30/3/2021) mengutip laporan PBB tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekitar 5 orang bersenjata, yang diduga anggota kelompok afiliasi al-Qaeda, juga menghadiri acara tersebut, kata laporan itu.

“Sekumpulan orang yang terkena serangan itu hampir seluruhnya terdiri dari warga sipil yang merupakan orang yang dilindungi berdasarkan hukum kemanusiaan internasional,” kata PBB.

Laporan Reuters  menyebutkan investigasi PBB itu dilakukan oleh divisi HAM misi PBB di Mali.

Tim investigasi menelaah sejumlah citra satelit, mengunjungi daerah lokasi serangan pada akhir Januari dan menayai lebih dari 400 orang.

Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan Prancis membela negaranya dengan mengatakan bahwa ada banyak pertanyaan tentang metodologi yang dipakai penyelidik PBB dan bersikukuh mengatakan tentaranya menyerang sekumpulan teroris bersenjata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:maliPBBPrancisSahel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Shalat Tarawih di rumah Anjurkan Shalat Tarawih di Rumah, Muhammadiyah: Pemerintah Tak Perlu Keluarkan Tuntunan Beribadah
Tulisan selanjutnya Tiga Orang Italia Ditangkap Terkait Penculikan Pengusaha yang Disekap Militan Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?