Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puluhan Ribu Personel Garda Nasional AS Belum Divaksinasi Covid-19 Terancam Sanksi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juli 2022 19:52 7:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juli 2022 19:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekitar 43.600 personel Garda Nasional Amerika Serikat terancam sanksi karena belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 sampai batas akhir yang ditentukan.

Sekitar 10% pasukan garda nasional belum menyerahkan bukti bahwa merema sudah menerima vaksinasi Covid-19, yang berarti melanggar perintah, lapor New York Times Jumat (1/7/2022).

Dari puluhan ribu personel yang belum divaksinasi, sekitar 7.000 memberikan alasan keagamaan atau medis.

“Kami akan memberikan setiap prajurit kesempatan untuk divaksinasi dan melanjutkan karir militer mereka,” kata Letjen Jon A Jensen, direktur Garda Nasional, kepada Associated Press.

“Kami tidak membebastugaskan satu orang pun sampai berkas-berkasnya ditandatangani dan lengkap,” imbuhnya, menegaskan bahwa meskipun mereka melanggar peraturan tetapi belum ada pemecatan dan mereka masih digaji.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun lalu, Menteri Pertahanan Lloyd Austin memerintahkan semua personel militer Amerika Serikat baik yang aktif maupun anggota cadangan agar divaksinasi. Mereka yang tidak patuth terancam tidak boleh ikut latihan, tidak diberi gaji atau pensiun, lapor NBC News.

Austin bahkan mengatakan personel garda yang belum divaksinasi bisa dikeluarkan.

Dari semua angkatan dalam kemiliteran AS, garda diberibatas waktu paling lama disebabkan jumlah mereka yang banyak dan tersebar di seluruh penjuru AS.

Namun, garda paling rendah tingkat vaksinasinya. Sementara 97% anggota angkatan darat, laut dan udara serta marinir sudah divaksinasi, angkanya hanya 88,59% di garda. Itu pun masih ada yang baru disuntik satu dosis per 27 Juni.

Meskipun vaksinasi itu diwajibkan oleh pemerintah federal, tetapi negara bagian Oklahoma, Texas dan Alaska mengajukan gugatan ke pengadilan atas kewajiban vaksinasi bagi personel garda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcovid-19Garda NasionalmiliterVaksinasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pertama Quran Diterjemahkan ke Bahasa Igbo oleh Mualaf Nigeria
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Luncurkan Panduan Haji Online 14 Bahasa Dunia, Termasuk Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?