Hidayatullah.com– Sebagian masyarakat di Inggris yang kesulitan karena harga-harga naik menggunakan sabun pencuci piring untuk keramas dan mencuci pakaian.
Hal itu dikatakan oleh Freedom4Girls, filantropi yang menangani period poverty (menyediakan pembalut gratis untuk perempuan menstruasi yang tidak mampu membelinya). Di sejumlah daerah di Leeds semakin banyak orang yang meminta bantuan berupa shampoo dan sabun mandi, kata organisasi itu.
“Jika Anda tidak sanggup membeli makanan berarti Anda tidak mampu membeli produk-produk kebersihan atau pembalut,” kata Tina Leslie, pendiri lembaga filantropi itu, seperti dikutip BBC Rabu (13/7/2022).
Salah satu bank makanan di kota Leeds memperingatkan bahwa masalahnya kemungkinan akan semakin parah pada masa liburan sekolah.
Hawa Bah, dari Hawa Dal Peaceful Mind, yang memberikan bantuan kepada sekitar 100 keluarga asal Afrika Barat fi Leeds, juga menemukan orang-orang yang kesulitan membeli produk kebersihan.
Dia mengatakan bahwa di sebagian daerah di Leeds kemiskinan merupakan masalah “besar”. Namun, kemiskinan itu baru jelas diketahui setelah orang berbicara dengan orang-orang yang yang mengalaminya.
Staf di bank makanan di St Aidan’s Church, di daerah Harehills di kota Leeds, mengatakan jumlah orang yang meminta bantuan bertambah drastis beberapa pekan terakhir.
Pat Case dari gereja mengatakan situasinya tidak mungkin membaik.
“Pada bulan-bulan musim panas anak-anak berada di rumah dan keluarga harus menyediakan makanan tambahan selama liburan sekolah sehingga keadaan menjadi sangat sulit,” katanya.
Ketakutan Case telah digaungkan oleh Olga Callaghan dari Asosiasi Orang Ukraina di Leeds.
Dia mengatakan ratusan wanita dan anak-anak yang melarikan diri dari perang telah tiba di kota itu dengan “hampir tidak membawa apa-apa”.
“Sampo, kondisioner, deodoran, kita semua tahu berapa harganya, £10 atau £20 pound – kebutuhan dasar yang rasanya seperti barang mewah bagi mereka. Oleh karena itu kami memberikan apapun yang kami bisa untuk membantu, agar mereka terpenuhi.”*