Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Air Mineral Botolan di Prancis 78 Persen Terkontaminasi Mikroplastik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juli 2022 21:19 9:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juli 2022 21:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah hasil studi di Prancis yang dipublikasikan pekan ini menunjukkan bahwa 78 persen air mineral dalam kemasan botol tercemar mikroplastik.

Hasil studi yang disebut “Nous buvons du plastique” (Kita meminum plastik) dirilis hari Kamis oleh organisasi peduli lingkungan Agir pour l’environnement menunjukkan bahwa sembilan dari air mineral kemasan botol yang dianalisis, tujuh di antaranya mengandung mikroplastik.

Air kemasan dari merk terlaris di Prancis itu dianalisis oleh laboratorium umum Labocea di Breton. Partikel yang ditemukan termasuk polietilen tereftalat (digunakan dalam botol plastik) dan polietilen (digunakan pada tutup botol).

Mikroplastik ini adalah partikel berukuran lebih kecil dari 5 milimeter dan umumnya ditemukan dalam jumlah kecil. Yang mengkhawatirkan, air yang secara khusus dipasarkan “untuk anak-anak” (Vittel kids) memiliki konsentrasi dua puluh kali lebih tinggi dari yang lain.

“Kontaminasi itu berasal dari kemasan, baik itu botol, tutup ulirnya atau tutup kemasannya,” jelas Magali Ringoot dari Agir pour l’environnement. Plastic.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Zat aditif termasuk kerahasiaan industri sehingga kami tidak tahu persis campuran kimia apa yang memapari kita,” imbuhnya, seperti dikutip RFI Ahad (24/7/2022).

Plastik pada tutup atau botol bisa pecah menjadi serpihan mikro dan menyebar di dalam air. Saat terkena panas dan cahaya yang intens, wadah dapat melepaskan lebih banyak mikroplastik.

Menurut Nathalie Gontard, seorang pakar kemasan di French National Research Institute for Agriculture, Food and the Environment (Inrae), “plastik terdegradasi tak terhindarkan dan mulai rusak bahkan sebelum kita mulai mengkonsumsi air.”

Di Prancis, 83 persen orang mengonsumsi air kemasan. Pada 2019, mereka mengonsumsi 133 liter air kemasan per kapita, atau 8,9 miliar liter untuk seluruh penduduk Prancis.

Rata-rata, orang menelan lima gram plastik setiap pekan, setara dengan “berat kartu kredit”, melalui air yang mereka minum dan berbagai produk makanan.

Publikasi hasil studi Maret 2018 oleh orang tim Amerika Serikat menyebutkan mikroplastik terdeteksi pada 93 persen dari 250 air mineral kemasan botol yang dianalisis dari 11 merk di 9 negara berbeda.

Pada 2019, World Health Organisation (WHO) mempublikasikan laporan berjudul “Microplastics in drinking water” (Mikroplastik dalam air minum). Di dalam laporan itu WHO secara resmi mengakui fenomena kontaminasi air yang meluas di sungai dan lautan, yang tak terhindarkan merambah suplai air domestik.

WHO mengatakan bahwa sulit untuk mengevaluasi risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh mikroplastik, karena jumlah penelitian yang ada tidak mencukupi.

Namun, penelitian pada hewan tidak terlalu meyakinkan dan menunjukkan bahwa konsumsi mikro dan nanopartikel plastik memiliki efek buruk pada mikrobiota usus, metabolisme atau bahkan otak.

Agir pour l’environnement menyerukan larangan plastik sekali pakai dalam waktu lima tahun, menarget kemasan yang mencakup 45 persen dari penggunaan plastik, sebagai prioritas.

Botol wadah air mineral itu adalah kemasan plastik sekali pakai, yang akan termasuk dalam cakupan tujuan pemerintah Prancis untuk menghilangkan kemasan seperti itu pada tahun 2040.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:air mineralbotolkemasanmikroplastikPlastikPrancisWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Usai Berhaji 171.000 Jamaah Mengunjungi Madinah
Tulisan selanjutnya menteri bahrain Menolak Berjabat Tangan dengan Pejabat Zionis ‘Israel’, Menteri Bahrain Dipecat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?