Hidayatullah.com — Anak akan selalu mencari tahu siapa orang tua mereka terlepas dari cinta dan kasih sayang yang mereka dapatkan dari keluarga angkat dan kerabat mereka.
Seperti halnya yang dialami oleh Wissam Mohamed, pria Yordania berusia 44 tahun. Menjelang hari ibu pada 22 Desember, dia akhirnya bertemu kembali dengan ibunya usai pencariannya selama 20 tahun berkat bantuan sebuah laman Facebook.
Wissam Mohamed lahir di Yordania dari pasangan yang berbeda kewarganegaraan. Ibu Wissam adalah seorang wanita Mesir dan ayahnya adalah pria Yordania.
Pasangan itu sedang dalam proses perceraian ketika Wissam lahir. Saat berusia dua minggu, Wissam kecil jatuh sakit.
Takut istrinya akan membawa Wissam sesudah bercerai, sang ayah memutuskan untuk berbohong. Dia mengatakan Wissam telah meninggal di rumah sakit.
Setelah keduanya bercerai, ibu Wissam yang diselimuti kesedihan kembali ke Kairo, Mesir mengira anaknya telah mati.
Saat Wissam beranjak dewasa, dia mulai mencari ibunya. Dia tidak tahu apakah ibunya sudah mati atau masih hidup. Yang dia ketahui hanyalah nama ibunya, Reda Mahmoud.
Informasi itu ia dapat dari akte kelahirannya. Selain itu dia juga hanya mengetahui bahwa sang ibu tinggal di Kairo beberapa dekade yang lalu. Wissam beberapa kali pergi ke Mesir, berharap menemukan ibunya, namun pertemuan itu tidak pernah terjadi.
Awal tahun ini, bibi Wissam di Yordania menemukan beberapa foto lama ibunya. Dia mempostingnya di media sosial, dan salah satu temannya mengirim postingan itu ke sebuah laman grup Facebook di Mesir bernama “Anak Hilang”.
https://www.facebook.com/atfalmafkoda/videos/543585267318413
Hanya butuh 24 jam bagi laman itu untuk menemukan Reda Mahmoud, ibu Wissam. Mengetahui hal tersebut, tanpa pikir panjang Wissam langsung terbang ke Mesir.
Pertemuan keduanya terjadi di bandara dan mendapat perhatian publik.
“Ibu kira aku sudah mati?” tanya Wissam saat dia memeluk sang ibu untuk pertama kalinya.
“Mereka bilang begitu,” jawabnya.
“Maafkan aku, aku telah mencarimu selama 20 tahun,” jawabnya.
Kepada CBS News pada 19 Desember 2022, Wissam mengatakan, “Selama 20 tahun, Saya selalu meyakini bahwa saya akan menemukannya.”
Semoga kisah ini dapat menjadi hikmah bagi kita yang masih memiliki ibu dan menjadi pengingat bagi mereka yang sudah kehilangan ibunya.
Zaman Revolusi Media | Media lemah, da’wah lemah, ummat ikut lemah. Media kuat, da’wah kuat dan ummat ikut kuat
Langkah Nyata | Waqafkan sebagian harta kita untuk media, demi menjernihkan akal dan hati manusia
Yuk Ikut.. Waqaf Dakwah Media
Rekening Waqaf Media Hidayatullah:
BCA 128072.0000 Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
BSI (Kode 451) 717.8181.879 Dompet Dakwah Media