Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pilpres Penuh Kecurangan, Ashraf Ghani Dinyatakan Sebagai Presiden Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 September 2014 14:03 2:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 September 2014 13:56
Bagikan
Dari kiri ke kanan: Ashraf Ghani, Menlu AS John Kerry, Abdullah Abdullah.
Bagikan

Hidayatullah.com–Komisi Pemilihan Umum Afghanistan menyatakan calon presiden Ashraf Ghani sebagai pemenang dalam pemilu yang digelar bulan Juni lalu.

Pengumuman tersebut disampaikan komisi pada hari Ahad (21/9/2014), beberapa jam setelah Ghani menandatangani perjanjian pembagian kekuasaan dengan rivalnya Dr Abdullah Abdullah, yang akan mengisi jabatan baru dalam pemerintahan sebagai kepala eksekutif, lansir Aljazeera.

Ghani dinyatakan sebagai pemenang dalam pilpres setelah tim dari Perserikatan Bangsa-Bangsa memeriksa kertas suara yang masuk dalam pemilihan yang penuh dengan sengketa itu.

Perjanjian pembagian kekuasaan itu dicapai pada hari Sabtu (20/9/2014) dan mengakhiri pertikaian selama berbulan-bulan antara kubu Ghani dan Abdullah.

Pemerintah Amerika Serikat menyambut baik kesepakatan itu yang disebutnya dapat membantu mengakhiri pertikaian politik di Afghanistan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hasil sementara perhitungan suara pada bulan Juli lalu menunjukkan Ghani unggul dari mantan menteri luar negeri Abdullah Abdullah dengan 56 persen suara.

Perhitungan suara itu kemudian menyulut aksi protes dari para pendukung Abdullah, yang menuding terjadi kecurangan besar dalam pilpres tahun 2014 ini dan Abdullah adalah pemenang sebenarnya.

Perlu diketahui, Ashraf Ghani merupakan kandidat yang didukung penuh oleh Hamid Karzai, presiden Afghanistan yang dinaikkan ke kursi kekuasaan oleh Amerika Serikat lewat pemilu setelah menginvasi negara itu dan menumbangkan pemerintahan Taliban.

Ghani, yang pernah bekerja sebagai ekonom di Bank Dunia dan juga di Perserikatan Bangsa-Bangsa, berasal dari keluarga berpengaruh dari suku Pashtun.

Pada putaran pertama pemilu presiden kemarin, sebenanrnya Ghani kalah jauh dibanding Abdullah Abdullah dalam pengumpulan suara. Namun, karena Abdullah tidak mendapatkan suara yang dianggap mencukupi, meskipun dia duduk di peringkat pertama, maka pemilihan putaran kedua harus dilakukan.

Ajaibnya, Ghani yang awalnya kalah jauh dari Abdullah pada putaran kedua tiba-tiba mendapatkan suara dukungan yang banyak mengalahkan Abdullah. Hal ini kemudian yang memicu pertikaian di antara mereka.

Ketua komisi, Ahmad Yousuf Nuristani, dalam pengumuman resmi hasil pemilu kemarin mengakui bahwa dalam pemilihan presiden tahun ini terjadi banyak sekali kecurangan dan menengaskan bahwa tim audit dari PBB tidak sanggup untuk mendeteksi semua kecurangan yang terjadi.

Siapa yang presiden menggantikan Hamid Karzai penting bagi Amerika Serikat, sebab kebijakan militer Gedung Putih dan sekutunya atas Afghanistan pasca penarikan pasukan NATO berkaitan langsung dengan kemauan presiden negara yang diinvasinya itu untuk bekerjasama dengan Washington, yang akan menarik sebagian besar pasukannya pada akhir 2014 ini*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya H.M Rasjidi dan Sejarah Kementerian Agama (1)
Tulisan selanjutnya Jamaah Haji dari Beberapa Negara Afrika Diperiksa dari Ebola

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?