Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Laporan Terbaru OPCW Tegaskan Rezim Suriah Gunakan Senjata Kimia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Januari 2015 08:26 8:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Januari 2015 08:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Aljazeera mendapatkan bocoran salinan laporan yang dibuat oleh pengawas penggunaan senjata kimia Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW) yang menunjukkan bukti-bukti tambahan mengenai penggunaan senjata kimia oleh rezim Suriah.

Laporan tim pencari fakta OPCW yang menyelidiki soal penggunaan senjata kimia dalam konflik di Suriah itu juga berisi kesaksian para saksi mata yang melihat helikopter-helikopter menjatuhkan bom-bom barel (tong) berisi bahan-bahan kimia berbahaya.

Para saksi mengatakan mendengr suara helikopter sebelum serangan bom kimia itu dilakukan.

Melaporkan dari markas Perserikatan Bangsa-Bangsa, editor diplomatik Aljazeera James Bays mengatakan bahwa negara-negara Barat anggota Dewan Keamanan PBB menyalahkan rezim Suriah atas serangan kimia tersebut, sebab hanya mereka yang memiliki akses penggunaan helikopter.

Dilansir Aljazeera Selasa (6/1/2015) duta besar Amerika Serikat untuk PBB Samantha Power dalam kicauannya di Twitter mengatakan “32 saksi melihat atau mendengar suara helikopter ketika bom menghantam, 29 berbau chlorine. Hanya rezim Suriah yang menggunakan heli.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan setebal 117 halaman itu merupakan laporan yang paling terperinci mengenai penggunaan senjata kimia di Suriah, termasuk tanggal kejadiannya, tetapi tidak menyebutkan pihak mana yang menggunakan senjata berbahaya itu.

Laporan itu memusatkan temuan penggunaan senjata kimia di tiga desa di Suriah, dua di Idlib dan satu di Hama, yang disebut sebagai wilayah yang penduduknya paling banyak mendapatkan serangan gas chlorine.

Temuan dalam laporan tersebut konsisten dengan dua laporan sebelumnya yang disusun oleh OPCW.

Usai pertemuan tertutup DK-PBB guna membahas kemajuan pemusnahan senjata kimia Suriah, Samantha Power mengatakan bahwa laporan terbaru itu memperkuat dugaan penggunaan gas chlorine oleh pemerintah Suriah sebagai senjata kimia dalam perang sipil yang telah berlangsung selama 4 tahun setelah rezim Damaskus berjanji menyerahkan seluruh cadangan senjata kimianya.

Upaya pemusnahan senjata kimia milik rezim Suriah dilakukan sejak serangan gas sarin pada 21 Agustus 2013 yang membunuh ratusan warga di daerah Ghouta pinggiran ibukota Damaskus.

Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan pasukan oposisi saling menyalahkan atas serangan senjata kimia itu. Namun, negara-negara Barat meyakini bahwa pelaku sesungguhnya adalah rezim Al-Assad.

Pemerintah Al-Assad bersedia bekerjasama dengan OPCW, tanpa mengaku bertanggungjawab atas serangan senjata kimia di Ghouta, setelah Amerika Serikat mengancam akan melakukan serangan militer jika rezim Damaskus tidak mau menyerahkan cadangan senjata kimia yang dimilikinya.

Setelah melakukan pertemuan dengan 15 negara anggota DK-PBB, kepala urusan perlucutan senjata PBB Angela Kane mengatakan kepada para wartawan bahwa tim OPCW masih berusaha mencari cela atas laporan cadangan senjata kimia yang diakui dimiliki rezim Suriah dan berharap dapat mengungkap seluruh cadangan dan fasilitas produksinya sebelum Juni tahun ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Tolak Usulan OKI Agar Muslimin Kunjungi Al Aqsha
Tulisan selanjutnya Algojo ISIS/ISIL Ditemukan Tewas dengan Kepala Terpenggal dan Rokok di Mulutnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?