Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penganut Yahudi Berbondong-Bondong ke Tunisia Kunjungi Sinagog Tertua di Afrika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Mei 2015 13:19 1:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Mei 2015 13:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan orang penganut Yahudi hari Rabu (6/5/2015) berbondong-bondong mendatangi Pulau Djerba di Tunisia untuk melakukan ziarah suci tahunan ke sinagog tertua di Afrika.

Pagar-pagar pembatas ditepatkan di sepanjang rute menuju Djerba yang berada di bagian selatan Tunisia dan pos-pos pemeriksaan polisi didirikan di sekitar Hara Kbira, distrik Yahudi yang ada di pulau itu, lapor AFP.

Jumlah penganut Yahudi yang mengunjungi Sinagog Ghriba menurun tajam sejak tahun 2003, menyusul aksi bom bunuh diri yang menewaskan 21 orang.

“Ada banyak pengamanan, ada tentara dan polisi di mana-mana dan itu sangat menentramkan kami,” kata Lorine Bendayan, yang datang dari Prancis.

Pengamanan ketat dilakukan aparat setelah pada 18 Maret lalu terjadi serangan atas Museum Bardo di ibukota Tunis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami tidak takut. Kami tidak peduli dengan peringatan dari Israel,” kata Bendayan, menyinggung pernyataan Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu yang Sabtu lalu mengatakan negaranya mengetahui adanya ancaman serius teroris dengan target orang-orang Yahudi. Pernyataan Netanyahu itu dibantah pemerintah Tunisia.

Menurut panitia ziarah, selain pengunjung dari dalam negeri Tunisia, sekitar 500 orang dari Prancis, Israel, Italia dan Inggris diharapkan datang ke Djerba guna mengikuti perayaan keagamaan yang berlangsung selama dua hari itu.

Pulau Djerba merupakan salah satu tempat di mana komunitas Yahudi terakhir di kawasan Arab tinggal.

Selain mengunjungi sinagog tertua di Afrika, para peziarah dalam perayaan keagamaan itu juga mengunjungi makam rabi Lag BaOmer.

Menurut keyakinan penganut Yahudi, Sinagog Ghriba didirikan tahun 586 SM oleh orang-orang Yahudi yang melarikan diri ketika Kuil Sulaiman di Al-Quds (Yerusalem) hancur.

Yahudi di Tunisa saat ini jumlahnya diperkirakan mencapai 1.500 orang. Angka itu jauh menurun dibandingkan dengan pada masa awal kemerdekaan Tunisia dari Prancis tahun 1956 yang mencapai sekitar 100.000 orang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Penghilangan Gelar Khalifatullah, Pengamat: Ada Pengaruh Pluralisme
Tulisan selanjutnya Da’i Salafy Mesir Dinyatakan Bebas dari Dakwaan Menghina Polisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Berita
13 Juni 2026 11:14
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?