Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Protes Hukuman Mati Anggota Ikhwanul Muslimin oleh Pemerintah Al-Sisi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Juni 2015 06:30 6:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2015 06:30
Bagikan
Kanselir Angela Merkel dalam keterangan pers mengatakan pemerintah Jerman tidak setuju soal hukuman mati yang dijatuhkan pemerintah Mesir
Bagikan

Hidayatullah.com–Kanselir Merkel dalam keterangan pers mengatakan pemerintah Jerman tidak setuju soal hukuman mati yang dijatuhkan pemerintah Mesir.

Pemimpin Jerman, Angela Merkel, mempertanyakan kebijakan Presiden Mesir, Abdul Fattah al-Sisi, yang menjatuhkan hukuman mati kepada para anggota gerakan Al Ikhwan al Muslimun (IM).

Pernyataan ini ia sampaikan saat menerima kunjungan Presiden Sisi di Jerman, hari Rabu (03/06/2015) sebagaimana dikutip BBC.

Kanselir Merkel menyebut Mesir sebagai negara penting di kawasan dalam upaya memerangi terorisme, namun juga menegaskan tentang ketidaksetujuan pemerintah Jerman atas penetapan hukum mati secara meluas.

“Ada beberapa perbedaan pendapat di antara kami … yang mencakup penetapan hukuman mati kepada orang-orang, bahkan ketika mereka didakwa melakukan atau terlibat terorisme,” kata Kanselir Merkel dikutip BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menanggapi pernyataan Angela Merkel, Presiden Sisi mengatakan bahwa demokrasi mengajarkan penghormatan atas pendapat-pendapat yang berbeda.

“Anda punya pendapat, yang tentu kami hormati, dan kami juga punya pendapat sendiri, yang perlu Anda hormati,” kata Presiden Sisi.

Ia menambahkan beberapa vonis mati bisa diperingan jika terdakwa bersedia hadir di pengadilan.

Kunjungan ini dinilai kontroversial antara lain karena President Norbert Lammert mengatakan bulan lalu bahwa dirinya tidak akan menemui Sisi ketika melawat ke Jerman.

Lammert menyebut vonis mati yang dijatuhkan pemerintah pimpinan Sisi “sangat tidak wajar”.

Banyak tokoh dan anggota Ikhwanul Muslimin dijatuhi hukuman mati, termasuk mantan Presiden Mohammad Mursy, presiden yang digulingkan Sisi pada Juli 2014.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al ikhwan al muslimunAngela Merkelhukuman matiIkhwanul MusliminJenderal al-SisiKanselirpemerintah JermanPemerintah MesirPresiden Al-Siaiprotes
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mari Meraih Husnul Khatimah (2)
Tulisan selanjutnya Mari Meraih Husnul Khatimah (3)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja

Berita
11 Juni 2026 13:00
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?