Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Mari Meraih Husnul Khatimah (3)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Juni 2015 13:22 1:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2015 06:33
Bagikan
Bagikan

5. Benci terhadap kemaksiatan dan selalu berusaha menjauhinya adalah salah satu sebab seseorang mendapatkan husnul khatimah.

Seorang muslim mesti membenci dan menjauhi apa saja yang diharamkan Allah dan Rasul-Nya. Karena, jika seseorang selalu berbuat maksiat dan mati dalam kemaksiatan, hal itu dapat menyebabkan akhir yang buruk baginya, bahkan kelak ia akan dibangkitkan dengan apa yang dilakukannya ketika mati. Oleh sebab itu, Nabi SAW bersabda, “Siapa yang mati dalam satu keadaan, maka Allah akan membangkitkannya dalam keadaan tersebut.” (Ahmad)

6. Sabar menghadapi musibah juga salah satu sebab untuk mendapatkan husnul khatimah, sementara sikap keluh kesah atau nekad bunuh diri adalah satu sebab seseorang mendapatkan suul khatimah.

Seorang muslim selayaknya selalu sabar menghadapi berbagai cobaan demi mengharap ridha Allah. Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh menakjubkan, setiap perkara kaum muslim semuanya baik, dan itu tidak akan terjadi kecuali pada diri seorang mukmin. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur dan itu menjadi kebaikan baginya; sementara jika ia terkena musibah, ia akan sabar dan itu pun baik baginya.” (Muslim)

Tidak diragukan lagi, sikap sabar menghadapi musibah dapat menghapus segala kesalahan dan dosa. Oleh karena itu, seorang hamba sepantasnya untuk bersabar, tetap konsisten, dan selalu mengharap pahala dari-Nya. Nabi saw. bersabda, “Tidak ada seorang muslim yang menderita satu penyakit atau musibah lainnya, kecuali Allah akan menggugurkan semua kesalahannya sebagaimana sebuah pohon menggugurkan dedaunannya.” (Al-Bukhari)

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Diriwayatkan dari Abu Sa’id dan Abu Hurairah r.a. bahwa keduanya mendengar Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang mukmin mengalami rasa sakit, rasa letih, dan tertimpa penyakit kecuali dengannya akan dihapuskan segala kesalahannya.” (Muslim)

7. Selalu berbaik sangka kepada Allah adalah salah satu sebab husnul khatimah, sedangkan berburuk sangka kepada Allah adalah salah satu penyebab suul khatimah.

Sepantasnya seorang hamba memahami bahwa Allah tidak akan pernah menzaliminya barang sedikit pun, dan Allah Maha mampu melakukan apa yang disangkakan hamba-Nya. Nabi SAW bersabda, “Allah berfirman, ‘Aku Maha mampu melakukan apa yang disangkakan hamba-Ku terhadap-Ku, dan Aku selalu bersamanya selama ia terus mengingat-Ku…” (Al-Bukhari)

Jabir r.a. berkata, “Aku mendengar Rasulullah bersabda tiga hari sebelum beliau wafat, ‘Janganlah salah seorang dari kalian mati kecuali dalam keadaan berbaik sangka kepada Allah.”

8. Tahu dan percaya kepada janji Allah yang berupa kenikmatan abadi bagi setiap mukmin.

Sebab, mengetahui dan meyakini janji Allah dapat membangkitkan semangat untuk berbuat baik dan teguh dalam ketaatan kepada-Nya. Allah berfirman, “Apa saja yang diberikan kepada kamu, itulah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal. Tidakkah kamu memahaminya?” (al-Qashash: 60).

Seorang mukmin hendaknya tahu bahwa tempat jiwa-jiwa mukmin ketika memasuki alam Barzakh adalah surga. Diriwayatkan dari Abdurrahman ibn Ka’ab, dari ayahnya, Ka’ab ibn Malik, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya jiwa seorang mukmin itu terbang dan tergantung di pepohonan surga sampai Allah mengembalikannya ke jasadnya pada hari ia dibangkitkan.” (Ahmad)

Tempat jiwa syuhada lebih tinggi dari itu. Dalam Sahih Muslim dijelaskan, “Jiwa-jiwa mereka berada dalam paruh burung hijau yang memiliki lampu-lampu yang tergantung di ‘Arsy. Burung-burung itu dilepas dari surga dan beterbangan ke mana saja mereka suka, kemudian mereka kembali bernaung di bawah lampu-lampu tersebut …” (Muslim).*

Dipetik dari tulisan Aiman Mahmud dalam bukunya Semakin Tua Semakin Mulia.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akhir yang baikhusnul khatimah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Protes Hukuman Mati Anggota Ikhwanul Muslimin oleh Pemerintah Al-Sisi
Tulisan selanjutnya Ketakutan, Feminis Taslima Nasrin Minta Perlindungan Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?