Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Suriah Dilarang Kunjungi Ibunya yang Sakit di AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Januari 2017 06:53 6:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Januari 2017 06:53
Bagikan
Nour Ulayyet (kiri) menenangkan ibunya setelah kakaknya dilarang memasuki Amerika Serikat pada 28 Jan 2017
Bagikan

Hidayatullah.com—Akibat kebijakan baru Donald Trump, seorang wanita Suriah tidak diizinkan berada di sisi ibunya yang terbaring sakit di rumah sakit di Amerika Serikat, meskipun setelah meminta berjumpa dengannya meski untuk beberapa jam.

Sahar Algonaimi (60 tahun), ditahan hampir lima jam di Bandara Internasional Chicago O’Hare, sebelum terpaksa berbalik lagi ke tempat tinggalnya, Arab Saudi, lapor Huffington Post, Senin (31/01/2017).

Kisah Algonaimi merupakan bagian dari banyak kisah lain warga negara Muslim yang ditahan di lapangan-lapangan terbang Amerika Serikat (AS) dan terpaksa harus kembali ke negara asal, bahkan sampai ada yang terpisah dari anggota keluarga tercinta akibat kebijakan presiden baru AS, Donald Trump yang menandatangani perintah eksekutif yang melarang para pengungsi Suriah memasuki AS selama waktu yang belum dipastikan, dan melarang warga dari tujuh negara Muslim –Iran, Iraq, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman– memasuki negara itu setidaknya dalam masa tiga bulan.

Kanker Payudara

Menurut Huffington Post, Ibu Algonaimi, Isaaf Jamal Eddin (76 tahun), terbaring di rumah sakit setelah menjalani operasi untuk kanker payudara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Algonaimi, warga Suriah yang tinggal di Arab Saudi, sebelumnya diwawancarai para petugas imigrasi di Abu Dhabi, sebelum diizinkan naik pesawat Etihad Airways ke Chicago.

Isi Perintah Trump yang Melarang Pengungsi dan Warga 7 Negara Mayoritas Muslim Masuk ke Amerika

Adik perempuannya,   Nour Ulayyet (40 tahun), seorang warga Amerika Serikat, mengatakan kepada Huffington Post, kakaknya juga memiliki visa untuk berada di Amerika Serikat.

Namun, para pejabat imigrasi di Chicago menahannya dan berkata ia disebabkan oleh perintah eksekutif tersebut.

Kata   Ulayyet, para pejabat itu, yang baik hati dan meminta maaf kepada pasangan adik beradik itu, juga tidak mengizinkan adiknya bertemu dengan ibu mereka walau untuk beberapa jam.

Menangis di telepon

Menghadapi jalan buntu, kedua bersaudara itu dan ibu mereka hanya mampu menangis terisak-isak di telepon.

Lebih 1 Juta Wanita di AS dan Belahan Dunia Turun Jalan Anti Trump

“Saya butuh seseorang untuk berada bersama saya di sini,” kata   Ulayyet dengan sebak kepada Huffington Post yang dikutip dari rumah sakit, di mana ia bersama ibunya.

“Kami tinggalkan Suriah akibat situasi-situasi seperti ini. Saya tidak tinggalkan Suriah untuk diperlakukan begini, “tambah ibu empat anak itu lagi.

isaaf-jamal-eddin1
Isaaf Jamal Eddin (76 tahun), kecewa setelah anaknya, warga Suriah yang tinggal di Saudi, dilarang masuk ke AS untuk mengunjunginya. (Gambar: AP/Paul Beaty)

Ulayyet mengatakan undang-undang baru tersebut adalah tidak manusiawi, dan berharap Presiden Trump dapat melalui pengalaman yang sama dengannya.

“Saya ingin dia rasakan apa yang saya rasakan,” ujarnya.

Menurut ProPublica, perintah eksekutif presiden Trump akan menyebabkan setengah juta pemegang kartu hijau, atau penduduk tetap sah Amerika Serikat, dari pulang ke negara itu dari kunjungan ke luar negeri.

Seorang juru bicara Gedung Putih namun mengatakan pemegang-pemegang kartu hijau dapat diizinkan pulang ke Amerika Serikat berdasarkan kasus per kasus.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 404 Warga SAD akan Masuk Islam Dikabarkan Diancam, 181 Orang Bersyahadat
Tulisan selanjutnya Larangan Baru Donald Trump Picu Demonstrasi, Sejumlah Orang Shalat di Bandara Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?