Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Persatuan Ulama Muslim Sedunia Dimasukkan ‘Daftar Teroris’ Versi Kuartet Arab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 November 2017 14:22 2:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 November 2017 14:22
Bagikan
Syeikh Yusuf al Qaradhawi dengan anggota Persatuan Ulama Muslim Sedunia (IUMS)
Bagikan

Hidayatullah.com—Arab Saudi dan tiga Negara Teluk yang memboikot Qatar telah memasukkan mendaftarkan 11 individu dan dua entitas lainnya, termasuk Persatuan Ulama Muslim Dunia (IUMS), dalam daftar ‘teroris’, demikian kutip Kantor Berita resmi Saudi, Saudi Press Agency (SPA), Kamis (23/11/2017).

Pernyataan yang diterbitkan oleh empat Negara Teluk  –Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain—juga mengatakan mereka juga memblacklist Dewan Islam International (IIC).

Kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, melaporkan Arab Saudi dan keempat negara tersebut menyatakan tindakan terbaru diambil atas dasar komitmen mereka untuk memerangi terorisme dan mencegah sumber dananya.

Baca: Saudi Rilis 59 Organisasi Teror, Nama Syeikh Al-Qaradhawi, Syeikh Qaradhawi Dimasukkan

Juni 2017, kwartet Negara Teluk telah memasukkan Syeikh al Qaradhawi masuk di antara 59 individu dan 12 entitas  dalam ‘daftar teroris’ versi mereka.

Bulan September 2017, Arab Saudi menangkap puluhan ulama, termasuk Anggota Dewan Pengurus Persatuan Ulama Muslim Dunia (IUMS), Syeikh Salman al Audah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun di bulan yang sama, September 2017, Badan Kepolisian Internasional (INTERPOL) mengabarkan telah menghapus nama Syeikh Yusuf al-Qaradhawi dari daftar cekal (DPO), demikian Organisasi Hak Asasi Manusia Arab (AOHR) mengumumkan hari Ahad (10/09/2017).

AOHR yang berbasis di London mengatakan, laporan Syeikh Al Qaradhawi dalam ‘daftar teror’ adalah tindakan politis dan terlalu dibuat-buat, tidak didasarkan pada tindakan kriminal.

Baca:  Interpol Hapus Nama Syeikh al Qaradhawi dari Daftar DPO

Pengumuman ini dilakukan oleh keempat Negara Teluk pada bulan Juni 2017 ini menyusul aksi boikot empat Negara Arab itu dengan tudingan Qatar mendukung kelompok teror baik Sunni dan Syiah yang beroperasi di Timur Tengah.Qatar, bagaimanapun, membantah tuduhan tersebut.

Pengumuman kwartet Negara Teluk ini datang beberapa saat setelah kedatangan Presiden AS ke-45, Donald Trump ke Riyadh pada Sabtu, 20 Mei 2017  yang dikemas dalam penandatanganan sejumlah perjanjian, termasuk kesepakatan sebesar USD150 miliar (setara Rp1.999 triliun).

Di bawah ini 11 nama tokoh yang dimasukkan dalam ‘daftar teroris versi Saudi dkk’ adalah;

  1. Khaled Nazem Diab. Orang Amerika kelahir di Suriah, Kepala Divisi Pengembangan Bantuan Bulan Sabit Merah Qatar dan anggota Ikhwanul Muslimin Mesir.
  2. Salem Jaber Omar Ali. Sarjana Libya, anggota IUMS. Pendiri badan amal Qatar dan layanan kemanusiaan Raf.
  3. Moyasar Ali Musa. Seorang mantan perwira militer Iraq.
  4. Mohammed Ali Saeed Atm. Warga Somalia, pemimpin kelompok Al-Shabaab. Kini tinggal di Qatar sebagai pelarian politik.
  5. Hassan Ali Mohammed Juma Sultan. Seorang warga Bahrain dan tokoh Syiah. Terkait dengan beberapa aktivitas di Hizbullah.
  6. Mohammed Suleiman Haidar Mohammed Al-Haydar. Pewaris keluarga kaya Qatar.
  7. Mohammed Jamal Ahmed Hishmat Abdul Hamid. Warga negara Mesir, Pendiri Partai Keadilan dan Kebebasan Mesir.
  8. Alsayed Dr Mahmoud Ezzat Ibrahim Eissa. Warga negara Mesir, Mursyidul Am Ikhwanul Muslimin Mesir.
  9. Yahya Alsayed Ibrahim Mohamed Moussa. Warga negara Mesir.
  10. Qadri Mohamed Fahmy Mahmoud Al-Sheikh. Warga negara Mesir. Kini tinggal di Turki.
  11. Alaa Ali Ali Mohammed Al-Samahi. Warga Mesir yang kini tinggal di Turki, dituduh pendiri Kelompok Harakat Saad Masri (Hasm) Mesir.*
Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBadan kepolisian internasionaldaftar terordunia Islamekstrimismehubungan diplomatikInterpolKrisis Diplomasi QatarMesirNegara telukQatarRabithah Ulama Palestinarezim Al-SisiSyeikh Yusuf al Qaradhawiterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terkait Jalan Tol, Ruilslag Tanah Wakaf Tak Boleh Bertentangan dengan Syariah
Tulisan selanjutnya Muslim Azerbaijan: Muslim tapi Lupa Shalat [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?