Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hamas Kontak Turki Bahas Rencana AS Akui Baitul Maqdis Ibu Kota Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Desember 2017 17:20 5:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Desember 2017 17:20
Bagikan
Ismail Haniyah dan Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah menelpon Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Senin untuk membahas rencana Amerika Serikat (AS) untuk mengakui Baitul Maqdis (Yerusalem) sebagai Ibu Kota Israel.

Selama panggilan telepon, Ismail Haniyah memperingatkan dampak serius keputusan Amerika Serikat ini, demikian menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Hamas seperti dikutip Anadolu Agency.

Haniyah menyerukan pentingnya negara-negara Islam membahas perkembangan terbaru dalam masalah ini secara serius. Dia menambahkan isu Al-Quds adalah elemen terpenting dalam konsensus dan keprihatinan negara-negara Islam, terutama Presiden Erdogan yang memiliki kedudukan dan dan kepedulian secara regional maupun internasional, juga di negara-negara Arab ataupun Islam.

Haneya menganggap kebijakan Amerika ini sangat berbahaya, dari dua dimensi. Pertama membiarkan penjajah Israel merebut Al-Quds dan melakukan Yudisasi di sana. Kedua, bisa jadi kebijakan AS tersebut merupakan bagian dari apa yang disebut  sebagai “kesepakatan Seabad” yang ditujukan untuk melikuidasi negara Palestina.

Baca: Shalom Sebut Yerusalem Ibukota Abadi Israel

Sebagaimana dikutip Palinfo, Ismail Haniyah menekankan, pilihan rakyat Palestina sangat terbuka dalam menanggapi keputusan ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan tersebut mengutip Erdogan mengatakan dalam pembicaraan melalui telepon tersebut bahwa “dia menunjukkan ketertarikan yang besar pada Baitul Maqdis dan sangat ingin berperan aktif di kota ini”.

Menurut pernyataan tersebut, Erdogan mengatakan dia akan mendesak sebuah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara Islam untuk membahas masalah tersebut dan akan meminta Presiden AS Donald Trump  mencegahnya melakukan tindakan tersebut.

Tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang Turki terkait panggilan telepon tersebut.

Media AS mengatakan pekan lalu bahwa Donald Trump berencana memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem (Baitul Maqdis) dan mengakui kota suci umat Islam tersebut sebagai ibu kota Israel.

Sebelum ini, Erdogan berikrar di Ankara akan melanjutkan upayanya pengakuan Palestina di semua arena internasional.

Penjajah Israel telah menguasai bagian barat Jerusalem sejak berdirinya Negara Yahudi pada tahun 1948. Pada 1967, setelah Perang Timur Tengah, Penjajah Israel juga merebut bagian timur Baitul Maqdis dari Jordania dan mengumumkan kedua wilayah tersebut sebagai ibu kotanya yang bersatu.

Namun tindakan itu tak pernah diakui oleh masyarakat internasional, termasuk sekutu paling dekat penjajah, Amerika Serikat.

Sementara itu, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyerukan penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi (KTT) negara-negara Muslim bila Amerika Serikat mengambil keputusan kontroversial untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sebanyak 57 negara anggota OKI berusaha meningkatkan perhatian mengenai kemungkinan tindakan tersebut dalam pertemuan darurat di Kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi, Senin (04/12/2017).

“Kalau Amerika Serikat mengambil langkah untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, kami dengan suara bulat merekomendasikan penyelenggaraan pertemuan di tingkat dewan menteri luar negeri yang dilanjutkan dengan sebuah KTT Islam sesegera mungkin,” kata badan pan-Islam tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP.

Baca: IPhone 5 Tak Akui Jerusalem Sebagai Ibukota Israel

Liga Arab mengingatkan setiap langkah untuk mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Israel oleh Amerika Serikat hanya akan meningkatkan kekerasan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, juga memperingatkan Amerika Serikat soal konsekwensi berbahaya jika negeri itu mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Safadi mengatakan, dia telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson, pengakuan Amerika Serikat atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel akan memicu kemarahan besar di dunia Arab dan Muslim.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisHAMASismail haniyahisraelKonferensi Tingkat Tinggi (KTT)KTTOKIRecep Tayyip ErdoganTurkiYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hindari Blokade Keuangan Amerika, Venezuela Luncurkan Mata Uang Digital
Tulisan selanjutnya ‘Patung Porno’ di Surabaya, MUI Janji Surati Pemkot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?