Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Singkirkan Tunawisma sebelum Perkawinan Pangeran Harry

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Januari 2018 08:29 8:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Januari 2018 08:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua dewan Windsor Simon Dudley telah meminta agar polisi membersihkan jalan-jalan di kotanya dari gelandangan dan peminta-minta menjelang pernikahan Pangeran Harry dengan Meghan Markle pada bulan Mei.

Dilansir RT Rabu (3/1/2018), anggota Dewan Royal Borough of Windsor and Maidenhead itu menulis surat kepada Kepolisian Thames Valley pada Selasa 2 Januari. Dalam surat itu dia meminta pihak berwenang menegakkan peraturan yang mengharuskan para gelandangan disingkirkan dari daerah itu menjelang perkawinan anggota keluarga kerajaan.

Dalam cuitannya di Twitter akhir Desember lalu, Dudley menyebut masalah tunawisma sebagai “wabah.”

Politisi konservatif itu mengeluarkan peringatan tersebut, karena puluhan ribu kaum bangsawan akan berduyun-duyun menghadiri perkawinan cucu Ratu Elizabeth II itu dengan aktris televisi Amerika, Meghan Markle.

Mereka dijadwalkan menikah pada 19 Mei 2018 di kapel St. George di Kastil Windsor, istana peristirahatan akhir pekan ratu Inggris yang dibangun pada abad ke-11.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Masalah tunawisma sama sekali tidak dapat diterima di lingkungan masyarakat kita yang welas asih ini,” kata Dudley dalam surat yang juga ditembuskan ke Perdana Menteri Theresa May dan Mendagri Amber Rudd.

Dia menambahkan, “Sebagian besar orang dewasa yang mengemis di Windsor bahkan faktanya bukan tunawisma, dan kalaupun mereka tunawisma mereka memilih untuk menolak semua tunjangan yang disediakan…., Dalam kasus ketunawismaan di kalangan kelompok ini, dengan demikian merupakan pilihan sukarela.”

Dudley juga mengkhawatirkan barang bawaan yang biasa diboyong ke sana ke mari oleh kaum gelandangan dan pengemis. Mereka sering meninggalkan begitu saja barang bawaannya di trotoar, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan gangguan keselamatan dan keamanan. Ditambah lagi, kata Dudley, jumlah kedatangan turis pastinya akan meningkat ke kota itu guna menyaksikan perkawinan keluarga kerajaan tersebut.

Menanggapi pernyataan Dudley itu, pejabat dari Windsor Homeless Project Manager, Murphy James, menyebutnya sebagai komentar “menjijikkan.”

Sebagian pihak lain menggunakan Twitter untuk mengekspresikan kekecewaannya terhadap sikap pejabat tinggi mereka tersebut. Di antara mereka ada yang meminta agar Dudley lebih menunjukkan welas asih kepada tunawisma, gelandangan dan pengemis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sikap nu hti KH Said Aqil: Siapapun yang Menghina Agama dan Qur’an, Tangkap!
Tulisan selanjutnya PBNU: Fokus Reforma Agraria Bukan Sekadar Sertifikasi Tanah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?