Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menhan AS: Elemen Taliban Afghanistan Tertarik Ikut Perundingan Damai

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Maret 2018 19:58 7:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Maret 2018 07:15
Bagikan
pejuang taliban
Anggota Taliban Afghanistan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Pertahanan Amerika serikat Jim Mattis hari Selasa (13/3/2018) tiba di Kabul, dengan tujuan mengkaji hasil kemajuan operasi pasukan AS sekaligus melihat kemungkinan rekonsiliasi antara kelompok Taliban dan pemerintah Afghanistan.

Kunjungan itu, yang tidak diumumkan di muka dengan alasan keamanan, dilakukan setelah Washington menambah jumlah pasukannya dengan alasan membantu militer Afghanistan sebagai bagian strategi regional baru yang diumumkan tahun lalu.

Sebelum pesawatnya mendarat, Mattis mengatakan bahwa AS melihat adanya tanda-tanda kesiapan “sejumlah elemen dari Taliban yang tertarik” untuk mengikuti perundingan-perundingan damai dengan pemerintah Kabul. Namun, pada saat yang sama dia mengakui bahwa tidak semua dari kelompok pemberontak Afghanistan siap melakukan hal itu, lapor DW.

Bulan lalu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menawarkan perundingan tanpa syarat kepada kelompok Taliban, yang sebelumnya mengatakan bahwa mereka bersedia bicara hanya kepada Washington soal kemungkinan kesepakatan damai. Taliban sejauh ini belum menanggapi tawaran Presiden Ghani.

Akan tetapi, Amerika Serikat bersikukuh pada sikap bahwa pembicaraan apapun yang dilakukan harus dipimpin oleh Kabul. Sikap itu diutarakan kembali oleh Mattis kepada wartawan hari Selasa (13/3/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami ingin pihak Afghanistan untuk memimpin dan menyediakan substansi upaya rekonsiliasi,” kata Mattis.

Namun, kata Mattis, Amerika Serikat berusaha mendapatkan kemenangan dalam peperangan di Afghanistan yang sudah dilakoninya selama lebih dari 16 tahun, meskipun dia mengakui bahwa perkembangan saat ini tidak menunjukkan ke arah kemenangan militer, melainkan “sebuah rekonsiliasi politik.”

Dalam kunjungannya kali ini, Mattis dijadwalkan bertemu dengan Jenderal John Nicholson, yang merupakan komandan tertinggi pasukan AS di Afghanistan, dan Presiden Ghani.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Jegal Pembelian Qualcomm oleh Broadcom
Tulisan selanjutnya BPKH Bantah akan Ambil Alih Pengelolaan Tanah Waqaf Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?