Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sisi Lain Fatwa ‘Haram’ Presiden Wanita

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Juni 2004 11:08 11:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juni 2004 11:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Fatwa haram presiden wanita disambut gembira para calon presIden yang akan berlaga pada Pemilu 5 Juli nanti kecuali pasangan Megawati-Hasyim Muzadi. Pasangan Hamzah Haz-Agum Gumelar, misalnya, menganggap keluarnya fatwa tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Ketua Tim Sukses Hamzah Haz-Agum Gumelar, Azrul Azwar, membenarkan, bila pihaknya diuntungkan dengan keluarnya fatwa itu. Fatwa haram memilih presiden perempuan, kata dia, jelas berdampak politis. Ya, kita juga akan diuntungkan dengan pernyataan (fatwa) ini, katanya, dikutip Duta Masyarakat. Lebih lanjut Azrul mengaku dirinya tidak kaget dengan keluarnya fatwa tersebut. Pasalnya, fatwa haram memilih pemimpin perempuan bukan sesuatu yang baru hingga membuat kalangan Islam terkaget-kaget. Apalagi sampai mereaksinya secara berlebihan. Sejak dulu fatwa ini sudah ada. Dan yang namanya fatwa atau hukum memang tidak mengenal kedaluwarsa. Sampai kapan pun fatwa ini akan berlaku, tuturnya. Sikap senang juga datang dari kubu Wiranto-Sholahuddin Wahid. Wiranto menganggap, fatwa yang telah dikeluarkan para kiai itu sangat wajar dan tidak dibuat-buat. Kelihatannya (fatwa itu) spontan saja dan (sudah) berulang-ulang disampaikan – tidak hanya sekarang,” katanya di Mataram, Jumat petang dikutip koran milik Golkar, Suara Karya. Yang paling sewot adalah capres pasangan Megawati-Hasyim Muzadi. Menurut Hasyim, keputusan soal halal haramnya presiden wanita sudah pernah dikeluarkan oleh Munas Alim Ulama NU yang menyatakan hukum tentang hal itu khilaf atau ada perbedaan. Karena itu, Hasyim mengatakan, fatwa itu bertentanan dengan hasil Munas Ulama NU di Mataram 1997. Keputusan Munas jauh lebih tinggi dari keputusan perorangan apalagi jika keputusan itu diambil dalam masa kampanye,” katanya dikutip Antara. Di tempat terpisah, Rois Syuriah PBNU Said Agil Siradj, kubu Hasyim, mengatakan fatwa larangan presiden dijabat perempuan bisa memperuncing konflik di tubuh NU. Padahal fatwa Musyawarah Nasional Ulama NU 1997 telah menetapkan bahwa wanita sebagai warga negara yang memiliki hak berpolitik serta dipandang mampu dan memiliki kapasitas untuk menduduki peran sosial dan politik. Said Agil berharap, fatwa tersebut tidak dijadikan komoditas politik oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Apalagi, sekarang ini, kampanye calon presiden-calon wakil presiden tengah berlangsung. Di Surabaya, Jawa Timur, sejumlah aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menanggapi fatwa kiai NU di Pasuruan dengan berunjuk rasa. Mereka menganggap, fatwa tersebut merendahkan martabat perempuan. Meski tak jelas dalam hal apa, dan di bagian mana martabat wanita bisa rendah dalam hubungan dengan fatwa itu. Sebagaimana diketahui, sejumlah kiai sepuh NU diantaranya KH Abdullah Faqih dari Langitan KH Chotib Umar (Jember) dan KH Chamid Abdul Manan (Madura) dan Ikatan Pondok Pesantren se-Jawa Timur mendukung fatwa Kiai Sepuh yang mengharamkan wanita menjadi presiden. Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam Forum Bahtsul Masail (BM) yang digelar di Pondok Pesantren (PP) Roudlotul Ulum, Besuk, Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (4/6) kemarin. Sebelumnya, pihak MUI dan Forum Umat Islam (FUI) pada Pemilu tahun 1999 telah mengeluarkan fatwa serupa meski kemudian, beberapa kiai dan kalangan NU menganggap fatwa itu hanyalah politis. Kini, setelah kalangan NU mengeluarkan hasil rumusan di Forum Bahtsul Masail, bisakah fatwa itu secara istiqomah terus dipegangnya. (ant/dm/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amien Capres Termiskin
Tulisan selanjutnya India Hormati Otonomi Khusus Kashmir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?