Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bali Tak Perlu Dipromosikan dengan Eat Pray Love

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 November 2009 15:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kunjungan Menteri Pariwisata Jero Wacik hari Senin (2/11) ke lokasi syuting film Eat Pray Love (EPL) di Pelabuhan Benua, Denpasar, Bali, dinilai sutradara kawakan Chaerul Umam sebagai tindakan bukan pada tempatnya.

“Kunjungan itu (Jero Wacik, red) merupakan bentuk keramahtamahan Indonesia yang bukan pada tempatnya,” ujarnya kepada hidayatullah.com tadi pagi.

Dia menilai, film yang diperankan artis kenamaan dunia Hollywood, Julia Roberts itu meng-imagekan Indonesia secara global seperti di Bali saja.

“Padahal, Indonesia sangat luas, bukan hanya di Bali,” imbuhnya.

Sutradara film Ketika Cinta Bertasbih (KCB) ini menilai, jika tindakan itu bertujuan untuk mempromosikan Bali, sebetulnya tak perlu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Bali tidak dipromosikan saja sudah populer. Jadi nggak perlu dipromosikan lagi,” tegasnya. Apalagi film yang disadur dari kisah nyata Elizabeth Gilbert ini dapat dipastikan bermuatan budaya Barat.

Dia menjelaskan, dalam konteks pariwisata, ada baiknya jika pemerintah mencontoh Mesir.  Dengan alasan promosi wisata, negara yang dikenal dengan sungai nil tersebut tak mudah menfasilitasi syuting jika tanpa pajak yang mahal.

Dia sendiri ketika menggarap film KCB, dalam satu minggu satu orang diharuskan membayar 6 juta rupiah. Dan setiap ganti lokasi, harus membayar. Sedang dalam syuting film EPL, pihak pembuat film malah menyuruh para pedagang menutup dagangannya.

Sebagaimana diketahui, film EPL sendiri diproduseri Brad Pitt dan Julia Roberts. Dua artis Hollywood ini melakukan syuting di Bali mulai 15 Oktober lalu.

Untuk mendapatkan lokasi yang tepat, tim produksi kabarnya telah melakukan survei selama satu tahun. Film ini berdasarkan kisah nyata dari Elizabeth Gilbert yang menceritakan perjalanan spiritualnya ke beberapa kota di dunia. Salah satunya Bali. Di Pulau Dewata, Elizabeth menemukan pencerahan batin dari seorang guru spiritual, I Ketut Liyer.  

Syuting film ini dirasakan banyak masyarakat sangat merepotkan. Demi kepentingan syuting Julia Robert ini,  para kru bahkan dikabarkan telah meminta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dispora) Bali meliburkan 484 murid SDN 3 Ungasan yang berada dekat dengan lokasi syuting. Namun, Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) I Nyoman Suardana menolak meliburkan siswa hanya demi syuting film. [ans/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remaja Eropa “Tergantung” pada Internet
Tulisan selanjutnya Perusahaan Qatar Akan Buat Film Tentang Nabi Muhammad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?