Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh JIL Bersedih Putusan MK

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 April 2010 16:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL), Lutfi As-Syaukani, yang juga saksi ahli dari pemohon penghapusan UU PNPS No.1 1965, tak dapat menyembunyikan rasa kecewanya atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak penghapusan Uji Materi UU Penodaan Agama.

“Ya sedih lah mas,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Selasa (20/4) pagi.

Kesedihan pentolan tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) ini tidak lain karena diskriminasi kebebasan beragama bakal terjadi.

Dia mengatakan, dengan tidak dicabutnya UU tersebut hanya akan melegitimasi diskriminasi tersebut.

“Hal itulah yang membuat saya sedih,” ujarnya. Tidak hanya itu, putusan MK tersebut menurutnya bentuk intervensi negara terhadap ranah agama.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kalau negara Islam, seperti di Arab, nggak apa-apa. Ini Indonesia, negara Pancasila,” terangnya.

Menurutnya, dalam hal tersebut seharusnya negara bersifat netral, tidak ikut campur. Jika bicara benar-sesat, itu ranah agama.

“Hal itu tidak harus menjadi ranah negara. Melainkan cukup Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kalau MUI sih nggak apa-apa. Tapi, jangan sampai diintervensi negara,” jelasnya.

Lebih jauh dia mengatakan, sejak awal dirinya mengaku pesimis jika permohonan tersebut bakal dikabulkan MK. Pasalnya, banyak saksi ahli dari pemerintah, DPR, begitu juga hakim yang tidak netral. Mereka melihat persoalan tersebut tidak secara objektif.

Tidak hanya itu, menurut Lutfi, mereka tidak paham filsafat hukum.

“Ketidaknetralan pemerintah dan DPR, tidak dimungkiri mempengaruhi keputusan MK. Sudah pasti itu. Keputusan tersebut dipengaruhi dan mengandung unsur politik,” tegasnya.

Sebagai contoh, ujarnya, masa ada hakim yang mengaitkan dengan kekisruhan dan kemarahan umat Islam.  “Jadi ini betul-betul keputusan politis,” terangnya. [ans/hidayatullah.com]    

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JILMKold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS “Takkan Goyah” Dukung Israel
Tulisan selanjutnya Butuh 20-30 Tahun untuk Mencabut Kembali UU Penodaan Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Berita
30 Oktober 2026 16:27
Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian

Terbaru

  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?