Hidayatullah – Masjid Agung Al Azhar Jakarta Selatan terlihat agak mendung, namun mendung cuaca tidak juga mempengaruhi aktivitas remaja masjid yang memiliki anggota terbesar di dunia yaitu Youth Islamic Study Club (YISC) Al Azhar. Suasana mendung ini semakin terlupakan dengan hadirnya Ustad Adnin Armas, MA menjadi pembicara dalam kajian “Islam Versus Liberal” yang diadakan oleh Divisi Kajian YISC Al-Azhar.
Pria yang juga peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS) ini dengan bahasa ringan memaparkan kegembiraannya karena saat ini banyak anak muda dan remaja yang telah mulai sadar bahaya paham liberal.
“Alhamdulillah, kewaspadaan terhadap liberalisme ini sudah masuk ke anak – anak muda. Saya pikir ini perkembangan yang baik bagi dakwah kita. Karena selama ini orang – orang JIL berpikir bahwa pemikiran mereka disukai oleh anak muda, tapi kenyataan para pemuda sendiri kebanyakan menolak eksitensi Islam liberal, karena akhirnya mereka sadar bahwa liberal ini merusak agama Islam,” jelasnya.
Selain itu, pria yang merupakan salah satu anggota dari Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini juga mengatakan, tidak mungkin mempercayakan keilmuan Islam kepada orang yang belajar pada orientalis atau orang di luar Islam.
“Bagaimana mungkin kita mempercayakan keilmuan Islam kepada orang orang yang belajar Islam-nya saja kepada orang orang non-Islam,” jelasnya tenang kepada audiens yang dihadiri oleh banyak pemuda remaja ini.
YISC Al-Azhar pernah mengalami sendiri pengaruh paham liberal. Karena itu, Risdiansyah Sulthoni, Ketua Divisi Kajian YISC Al Azhar menjelaskan diskusi mengangkat tema “Islam Versus Liberal “ dinilai penting karena ‘menyangkut permasalahan aqidah’, agar masyarakat cerdas untuk bisa membedakan mana ajaran Islam yang murni dan mana yang liberal.
“YISC Al-Azhar sendiri akan segera melakukan kordinasi internal, Insya Allah kami akan jadwalkan untuk melakukan silahturahim ke saudara kami di INSISTS juga orangtua kami di MIUMI,” begitu Fauzi Hasan, Ketua Umum YISC Al Azhar kepada hidayatullah.com, Ahad (18/03/2012).
Semoga dengan semua ruangan komunikasi yang terbuka antar komunitas Islam, baik yang tua maupun yang muda bisa semakin mengokohkan peran serta sinergitas gerakan Islam secara integral untuk semakin produktif dan efektif dalam mecerdaskan umat.*/thufail