Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aliran AKI Muncul lagi, Ormas Islam Minta Klarifikasi

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate: 19 Juli 2013 05:38 5:38 am
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 19 Juli 2013 05:38
Bagikan
YASKUM lakukan klarifikasi
Bagikan

Hidayatullah.com—Bertempat sekretariat FIS masjid Nurul Ikhlas Jalan Cihampelas Kota Bandung Kamis (17/07/2013) pihak Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM) yang diwakili sekretaris umumnya M.Hasiri Mutaqin menjelaskan bahwa Amanat Keagungan (AKI) sebuah aliran kepercayaan yang meresahkan warga Jawa Barat telah dibubarkan atau ditutup  kegiatannya oleh Bakorpakem karena dianggap menyimpang dari ajaran Islam.

“AKI secara aktivitas telah bubar dan kegiatannya sudah dihentikan atau ditutup sejak Aki Syamsu meninggal dunia. Jadi jika masih ada yang mengajarkan dan menyebarkan AKI, itu di luar Yaskum,” jelas Hasiri yang juga menantu Aki Syamsu tersebut. Almarhum Muhamad Syamsu (atau dipanggil Aki Syamsu)  adalah pendiri dan penyebar AKI.

Hasiri menduga jika ada pihak atau kelompok  yang mengembangkan lagi ajaran AKI maka bisa jadi itu adalah oknum atau mantan pengikut Aki Syamsu yang menumpang nama YASKUM.

Untuk itu pihaknya berharap kepada masyarakat atau Ormas Islam  melaporkan pada Yaskum atau pihak berwajib jika itu terjadi.

Ia juga mengaku bahwa pihak Yaskum sendiri sudah melaporkan beberapa orang yang mencatut nama Yaskum dalam menyebarkan ajaran AKI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Yaskum yang telah menyebar di beberapa wilayah di Indonesia hanya bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Pihaknya mengaku siap bekerja sama dengan berbagai kalangan termasuk ormas Islam dalam hal menangani aliran sesat yang mengatasnamakan ajaran Islam. Namun demikian Hasiri mengaku hingga saat ini beberapa mantan muridnya atau pengikut Aki Syamsu masih mengamalkan ajaran tersebut secara pribadi.

Mendapat penjelasan tersebut salah satu perwakilan Ormas, Suryana Nurfatwa dari Pagar Akidah (Gardah) menyatakan bahwa penjelasan Yaskum bisa dipahami. Namun dilapangan komunitas AKI tersebut masih suka mengadakan ritual yang menyimpang dari ajaran Islam. Sehingga hal tersebut dianggap berpotensi dapat memicu keresahan umat Islam.

“Kami pernah investigasi ternyata di dalam AKI sendiri luas dan banyak macamnya. Di Soreang Bandung kami pernah menangani AKI yang disebarkan oleh Andreas dan Alhamdulillah bisa kita tuntaskan,”aku Suryana.

Ia menambahkan akhir-akhir ini pihaknya  mendapat laporan dari masyarakat bahwa komunitas AKI kembali “hidup”lagi di beberapa daerah di Bandung yang mengaku dari Yaskum.Meski ia mengaku belum melakukan investigasi namun keberadaan dan kemunculan komunitas tersebut harus di waspadai.Ia juga belum bisa memastikan dari pihak mana kelompok tersebut digerakan atau di bawah koordinasi.

Ia menjelaskan bahwa inti kesesatan ajaran AKI yang berasal dan berkembang dari Garut tersebut adalah menggabung ajaran semua agama (termasuk Islam), meninggalkan shalat yang diganti dengan ritual dzkir saat tengah malam. Dalam melaksankan ritual tersebut suasananya gelap dengan disertai aroma wangi-wangian. Selain itu menurutnya sang pendirinya mengaku mendapat wahyu.

Acara yang di hadiri perwakilan elemen Ormas Islam dan anggota Yaskum tersebut berakhir saat berkumandang adzan Maghrib. Sebelum acara dialog ditutup, pihak Yaskum sendiri menawarkan jika ada pihak yang masih belum paham dan jelas dipersilakan menghubungi langsung ke sekretariat pusat atau daerah. Yaskum mengaku terbuka dan siap berdialog dengan berbagai pihak untuk menjelaskan permasalahan yang ada.

Menanggapi hal tersebut,  Hari Nugraha selaku humas FIS menyatakan menyambut baik dan mengapresiasi langkah Yaskum yang bersedia berdialog. Untuk dalam waktu dekat acara serupa akan dilanjutkan kembali agar tidak ada salah paham dan dapat menanggulangi soal aliran sesat secara bersama-sama.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AKIAliran sesatAmanat KeagunganYayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM)
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengunjungi Masjid Gresik, 8 Kali Dibakar Tentara Thailand
Tulisan selanjutnya Katanya Syetan Dibelenggu, Kok Masiat Jalan Terus?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?