Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tolak Miss World, Maneger Nasution Diadili LSM HAM

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2013 09:59 9:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2013 09:59
Bagikan
Natalius Pigai: "Beliau (Maneger Nasution, red) kasih pernyataan sebagai pribadi dan mungkin mewakili MUI."
Bagikan

Hidayatullah.com–Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Maneger Nasution “diadili” dan mendapatkan kritik kalangan pegian HAM setelah pernyataannya di beberapa media massa menyebut penyelenggaraan Miss World Ke-63 di Indonesia sebagai pelanggaran hak asasi masyarakat Indonesia.

Maneger bahkan diminta belajar lagi tentang HAM oleh Deputi Direktur Pengembangan Sumber Daya HAM (PSDHAM) Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) Zainal Abidin.

Menurut Zainal, Maneger perlu mempelajari dulu secara benar pembatasan HAM yang diperbolehkan dan tidak sembarangan menafsirkan pembatasan HAM, khususnya untuk menilai suatu peristiwa.

“Dia (Maneger) perlu belajar apa itu permissible restriction, margin of appreciation,” kata Zainal kepada gresnews.com, Selasa (27/08/2013).

Menurut Zainal mengatakan, dalam HAM memang ada pembatasan yang diperbolehkan tetapi dengan syarat-syarat yang ketat dan tak bisa sembarangan. “Penafsiran pembatasan yang sembarangan, justru akan melanggar hak asasi manusia,” kata Zainal.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain Zainal, kecaman juga datang dari anggota Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. Kepada gresnews.com, Selasa (27/8/2013), Natalius mengatakan, pernyataan Maneger bukan sikap Komnas HAM.

“Beliau (Maneger) kasih pernyataan sebagai pribadi dan mungkin mewakili MUI,” kata Pigai.

Melanggar HAM

Namun pendapat Manejer Nasution ini mendapat pembelaan mantan anggota komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia  (Komnas HAM) Dr. Saharuddin Daming. Menurut pria berlatar belakang hukum ini, menyatakan pendapar Maneger Nasution yang mengatakan Miss World adalah pelanggaran HAM sudah benar.

“Saya dukung sepenuhnya statemen Maneger Nasution itu. Pihak liberal memang selalu sewot ketika ada yang ingin melakukan nahi munkar. Mereka sebenarnya kebablasan menafsirkan kebebasan,” kata Saharuddin Daming kepada hidayatullah.com, Rabu (28/08/2013).

Menurut Daming, konteks Miss World sudah pasti merupakan bagian dari pelanggaran Hak Asasi Manusia. Ia merujuk pada prinsip bahwa HAM itu dalam rangka mempertinggi harkat dan martabat setiap umat manusia.

Persoalannya, lanjut dia, bagaimana menempatkan unsur unsur martabat manusia dalam HAM. Maka unsur yang melekat secara asasi adalah apa yang disebut dengan kesucian perempuan untuk bebas dari praktik praktik ekploitasi.

“Silahkan lihat Miss World dengan kriteria penilaiannya. Itu pada akhirnya akan berujung pada ekplitasi dan bahkan perendahan martabat,” ungkapnya.

Sebelumnya, hari Senin, (26/08/2013), Maneger Nasution memberikan pernyataan di beberapa media, termasuk hidayatullah.com,  jika  perhelatan Miss World 2013 sebaiknya tidak diselenggarakan di Indonesia, karena jika dilakukan di Indonesia, menurut Manejer Nasution, justru melanggar HAM bangsa Indonesia karena HAM dibatasi UU dan susia agama.

“Bahwa itu dipandang sebagai kebebasan (bagian dari HAM) kita hormati. Tapi ketika itu diselenggarakan di Indonesia, justru menjadi pelanggaran HAM. Kenapa? Karena kebebasan, sebagi bagian dari HAM, sesuai pasal 28J UUD 45, dibatasi oleh UU, susila, agama,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Senin (26/08/2013).

Menurut Maneger, bagi masyarakat Indonesia wanita adalah ibu, kehormatan bangsa.  Karena itu, kecantikannya bukan untuk dipertontonkan dan diperlombakan.

“Budaya kita lekat dengan santun, tata-krama, dan menjunjung tinggi kearifan. Kalau sampai pemerintah mengizinkan lembaga kontes kecantikan dunia menyelenggarakan perheletan Miss World di Indonesia, ini jelas melampaui keadaban kita sebagai bangsa,” tambah Ketua Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama MUI Pusat ini.

Sementara itu ajang Miss World ke-63 tetap akan diadakan di Jakarta dan Bali pada 28 September 2013. Peserta akan dikarantina di Nusa Dua Bali dan malam penganugerahan dilakukan di Sentul International Convention Center, Bogor. Miss World 2012 Yu Wenxia akan memberikan mahkota kepada pemenang.*  #MissWorld

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ELSAMHAMKomnasManeger Nasutionmiss worldPelanggaran HAM
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Payudaranya Bermasalah Ratusan Wanita Argentina Lapor Polisi
Tulisan selanjutnya Jarak Terjauh Pemondokan dan Masjidil Haram 2,7 Km

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?