Hidayatullah.com–Siti Aminah, Kasubdit Produk Halal, pada Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Kementrian Agama, mengatakan, sosialisasi masalah halal-haram di dunia pendidikan dinilai sebagai hal yang sangat penting. Aminah menyampaikannya pada acara “Halal Road to School (HRTS)”, Kamis, 31 Oktober 2013 di PRJ Kemayoran, Jakarta.
Menurutnya, dengan melakukan sosialisasi pada dunia pendidikan, murid-murid tersebut kelak akan menjadi generasi selanjutnya yang diharapkan memiliki kepahaman pengetahuan halal-haram sedini mungkin.
Bagi Aminah, tujuan gerakan HRTS berusaha mengedukasi para pendidik dan murid.
Keterbatasan Dana
HRTS merupakan program yang diadakan oleh Kementrian Agama sejak tahun 2012.
Program ini sudah diadakan sejak tahun 2007 dengan nama Pelajar Cinta Halal (PCH).
Mengusung visi yang sama dengan PCH, diharapkan HRTS semakin intensif menggulirkan gerakan diberbagai sekolah di seluruh Indonesia. Kemenag juga menggandeng LPPOM MUI untuk mengungkap fakta yang ditemukan di lapangan.
Karena keterbatasan dana, sampai saat ini, gerakan HRTS hanya bida dilakukan di beberapa daerah saja.
“Karena keterbatasan dana, maka kami baru bisa melakukan seminar di sekolah-sekolah di DKI Jakarta dan sekitarnya, Medan serta Palu, Sulawesi Tengah,”ungkap Aminah.
Meski demikian, sekolah yang tersebar di seluruh penjuru nusantara dinilai terbuka lebar dalam mengakses pengetahuan yang sama.
“Kalau mereka mau mengundang kami, silahkan. Gratis,” ungkapnya yang ketika ditemui sedang mempersiapkan diri ke Manokwari, Papua, untuk penyuluhan kompetensi tenaga penyembelihan hewan halal.
Aminah mengakui, walaupun gerakan ini sudah dilakukan sejak tahun 2007, namun masih harus menempuh jalan panjang. Pasalnya, masih banyak peserta yang hanya menyimpan pengetahuan yang didapat sebatas untuk pengetahuan pribadi.
“Kebanyakan setelah kami undang, mereka hanya diam saja. Tidak proaktif untuk menyebarkannya lagi,”ulasnya. Ia memperkirakan, hanya sekitar 40 persen pendidik yang meneruskannya di sekolah dalam bentuk seminar atau kegiatan yang dihadiri oleh pelajar dan orangtua mereka*