Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PPP Hanya Dikorbankan untuk Kepentingan Sesaat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 April 2014 12:34 12:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 April 2014 12:33
Bagikan
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, PPP, Suryadharma Ali , saat hadir dalam kampanye Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang akhirnya menimbulkan riak internal
Bagikan

Hidayatullah.com — Sekretaris Majelis Pakar Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Ahmad Yani menilai kemelut yang terjadi di internal partainya karena ulah orang yang tidak bertanggungjawab demi untuk kepentingan sesaat.

“Partai ini adalah partai besar. Menurut saya, partai ini hanya dikorbankan untuk kepentingan-kepentingan sesaat,” cetus Ahmad Yani dalam perbincangan dengan hidayatullah.com, Senin (21/04/2014).

Ditanya kenapa hal itu bisa terjadi pada partainya di tengah umat sedang penuh harap partai Islam dapat bersatu dalam satu koalisi, Yani menjawab ini hanya karena komunikasi yang tidak baik sehingga petinggi partai harus duduk bersama.

“Saya kira yang harus menjembatani ini adalah orang yang netral,” ungkapnya.

Yani menilai tidak ada cara lain bagi PPP keluar dari riak internal tersebut selain harus melaksanakan muktamar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Ada mekanismenya. Akan ada pleno, pleno ini mengharuskan ada muktamar, maka muktamar jalan keluarnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan langkah-langkah yang segera dilakukan partainya saat ini adalah melakukan konsolidasi internal dengan duduk bersama tanpa perlu mengundang media.

“Prinsipinya sesama muslim ada persaudaraan, disitu ada kebersamaan, menegakkan amar maruf nahi munkar, menegakkan keadilan, menyampaikan kebenaran,” tukasnya.

Yani menambahkan, prinsip prinsip dasar yang ada di PPP dengan paramteter yang telah ditetapkan harus divitalisasi agar terwujud kesatuaan bersama.

Diberitakan sebelumnya, kisruh di PPP berawal saat Suryadharma Ali (SDA) sepihak menghadiri kampanye akbar Partai Gerindra di Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam masa kampanye Pemilu Legislatif 2014 beberapa waktu lalu.

Tindakan Suryadharma Ali itu dan mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dianggap menyalahi hasil mukernas PPP. Mukernas memutuskan akan menjalin komunikasi politik dengan delapan bakal capres yang ada. Dalam daftar delapan nama itu, tak ada nama Prabowo.

Sejumlah pengurus teras partai itu mengecam tindakan SDA yang dinilai menyalahi prosedur tersebut. Tak bergeming, SDA bahkan pada Jumat petang lalu mendeklarasikan koalisi dengan Partai Gerindra di DPP PPP dengan dihadiri langsung oleh Prabowo.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islahPPPSuryadharma Ali
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kirimi SBY Surat, Pelajar dan Mahasiswa ajak “Sumbang Jilbab untuk Indonesia”
Tulisan selanjutnya Din Syamsuddin: Koalisi Partai Islam jadi Kekuatan Terbesar pada Pilpres

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?