Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PAHAM Usulkan Pemerintah Bangun Rudenim di ACEH

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Mei 2015 16:14 4:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Mei 2015 16:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Terdamparnya kembali etnis Muslim Rohingya Senin, 10 Mei 2015 di perairan Aceh Utara, Aceh menegaskan persoalan imigran asal Myanmar belum memperoleh pemecahan.

Hal itu disampaikan aktivis kemanusiaan Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Indonesia Cabang Aceh saat melakukan investigasi di Lhoksukon, Aceh Utara.

“Tampak nyata bahwa yang dialami oleh manusia perahu (boat people) murni masalah kemanusiaan yang kompleks. Imigran-imigran tersebut membutuhkan penanganan yang khusus dari segenap pemerintah negara-negara yang saban tahun menjadi lokasi transit pengungsi lintas negara ini seperti Indonesia” ungkap Basri Effendi, Direktur Eksekutif PAHAM Indonesia Cabang Banda Aceh.

“Otoritas penguasa Myanmar tidak mengakui etnis ini sebagai bagian dari warga negaranya sejak tahun 1974. Sejak saat itu, Etnik Rohingya tanpa kewarganegaraan (stateless persons) dan secara sepihak Pemerintah Myanmar telah berlaku diskriminatif” tambahnya.

Problem kemanusiaan demikian pula yang mengundang pihak-pihak tidak bertanggungjawab untuk memanfaatkan status etnis minoritas ini, dengan iming-iming akan memperoleh kesejahteraan lebih baik di negara-negara lain yang sudah mapan. “Negara seperti Australia ataupun Malaysia dianggap sebagai negara tujuan yang mampu memberi perlindungan dan jaminan kesejahteraan untuk hidup mereka. Umumnya mereka dimanfaatkan oleh agen-agen (cukong) untuk dijadikan pekerja ilegal di negara-negara tersebut, dan sejumlah negara tetangga. Kasus ini juga terindikasi keterlibatan jaringan perdagangan manusia (trafficking) internasional” terang Basri disela-sela melakukan pemantauan langsung ke tempat penampungan pengungsi tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Aktifis PAHAM lainnya, Muhammad Heikal Daudy menyoroti kondisi para pengungsi tersebut. Saat ini pengungsi yang berjumlah hampir 500 orang tersebut, dalam kondisi cukup memprihatinkan. Diantaranya terdapat anak-anak dan wanita, yang membutuhkan perlakuan ekstra.

“Sementara ini, para pengungsi tersebut sudah dipindahkan ke Kompleks Polres Aceh Utara di Lhoksukon. Untuk di data, sembari menunggu penanganan lebih lanjut oleh Pihak Keimigrasian setempat” timpal Sekjend PAHAM Cabang Aceh , yang turut terjun langsung ke lokasi penampungan.

Mengingat seringnya kejadian serupa, Heikal mendesak agar pemerintah pusat segera membangun Rudenim di Wilayah Aceh Utara. “Kejadian seperti ini kan bukan pertama kalinya, banyak para pencari suaka atau pengungsi yang kerap terdampar disini. Karenanya pemerintah perlu segera membangun Rudenim disini, ini sudah menjadi kebutuhan”, papar aktifis sosial dari PAHAM Cabang Aceh tersebut.*

 

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Acehmyanmar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI Dukung Pembahasan Hak Asuh Anak di Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI
Tulisan selanjutnya UIKA Akan Adakan Seminar Nasional “Liberalisasi Pendidikan di Indonesia”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?