Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

OJK Ajak Masyarakat Indonesia Beralih ke Perbankan Syariah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 21 Oktober 2016 22:19 10:19 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Oktober 2016 22:00
Bagikan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bagikan

Hidayatullah.com– Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Sarjito, menyatakan, sudah saatnya masyarakat beralih dari bank konvensional ke perbankan bersistem syariah yang aman dan halal.

“Di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Indonesia itu mayoritas (penduduknya) beragama Islam. Namun, jika melihat kondisi keuangan syariah yang masih begitu minim menjadi pilihan, maka menjadi sebuah ironi dan itu menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya di Makassar, Sulsel, Kamis (20/10/2016) dikutip Antara.

Ia menjelaskan, jika saja masyarakat di Sulsel sudah beralih dan lebih memilih bertransaksi melalui keuangan syariah, maka tentu akan memberikan begitu besar manfaat dalam kehidupan dunia-akhirat.

Menurutnya, di luar negeri yang masyarakat mayoritas non-Muslim, justru berbondong-bondong memilih ke bank syariah sehingga semakin tren di sejumlah negara.

Namun sebaliknya di Indonesia, katanya. Justru masyarakatnya tidak memberikan respon yang tinggi untuk menggunakan jasa bank syariah, demi keamanan dan ketenangan bagi para nasabah baik dunia dan akhirat. [Baca juga: “Ada 70 Undang-Undang tidak Memihak Kepentingan Nasional”]

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Islam yang Kafah

Menurut Sarjito, banyak orang yang ibadahnya begitu rajin dan bahkan beberapa kali melaksanakan haji-umrah. Tapi mereka justru menyimpan atau bertransaksi untuk biaya haji-umrah di bank konvensional, yang tentunya mendatangkan riba bahkan haram.

“Kita seharusnya bisa menjadi Islam yang kafah. Jika naik haji dan rajin shalatnya, namun tidak peduli dan memperhatikan adanya potensi riba dan haram, maka tentu disayangkan. Artinya ini momentum untuk beralih ke keuangan syariah dalam melakukan berbagai kegiatan ekonomi,” ujarnya.

Menurut dia, baik bank konvensional dan bank syariah itu sama-sama bagusnya, sama lengkapnya. Namun ada sejumlah keunggulan lain yang ditawarkan bank syariah, yakni rasa aman dari potensi riba.

“Selain layanan yang maksimal, juga menarik dan memberikan rasa aman. Saya kira ketika masyarakat Sulsel mengenal, maka tentu akan banyak gunakan keuangan syariah. Bukan hanya yang Muslim, namun semuanya bisa menggunakan, karena lebih aman,” sebutnya.

Ia berpendapat, sebuah ironi terjadi di Indonesia. Dimana mayoritas masyarakatnya beragama Islam, namun begitu minim memilih menggunakan keuangan syariah yang, kata dia, memang sudah sesuai ajaran agama yang dianut.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bankbank konvensionalbunga bankekonomi IslamEkonomi SyariahironiIslam kafahmasyarakat IndonesiaMuslimOJKOtoritas Jasa Keuanganperbankan syariahribaSarjito
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Italia dan Libya Berunding Soal Cara Meredam Arus Migran
Tulisan selanjutnya Afrika Selatan Keluar dari Mahkamah Kejahatan Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?