Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tutup Pospenas, Menag: Santri Elemen Penting Pemuda Membangun Bangsa

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2016 10:16 10:16 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 29 Oktober 2016 10:15
Bagikan
Menag Lukman (kanan) menutup secara resmi Pospenas VII di Serang, Banten, Jumat malam (28/10/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berpesan, agar para santri menjadikan momentum Sumpah Pemuda untuk meningkatkan sinergitas kesantrian dan kepemudaan.

Demikian disampaikan dalam sambutannya saat menutup secara resmi Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren tingkat Nasional (Pospenas) ke-7 di Serang, Banten, Jumat (28/10/2016) malam.

Berbeda dengan sebelumnya, gelaran tiga tahunan yang diikuti para santri pondok pesantren utusan provinsi se-Indonesia itu kali ini bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Menurut Menag, santri merupakan elemen penting dari pemuda dan pemuda harus berani tampil di depan. Baik dalam memperjuangkan maupun mengisi pembangunan NKRI.

Kepada para santri, Menag mengingatkan kembali pesan Presiden Joko Widodo agar para santri menghormati, meneladani, dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Buka Pospenas, Presiden: Semangat Jihad adalah Kekuatan Bangsa

Hal itu sebagaimana dicontohkan KH Hasyim Asyari, pencetus Rasolusi Jihad pada 22 Oktober 1945, yang kemudian diperingati sebagai Hari Santri.

“Resolusi jihad dikumandangkan sebagai jawaban ulama pesantren bahwa membela tanah air dari penjajah hukumnya wajib atas dasar agama.

Resolusi jihad tidak semata membela agama, tapi juga membela Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandas Menag di depan ribuan santri yang memadati halaman depan Masjid Al Bantani, Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

“Waspadai segala upaya, pemahaman, dan gerakan yang mengatasnamakan agama, tetapi sesunguhnya mengancam Pancasila dan NKRI, meruntuhkan sendi-sendi dan pilar kebangsaan dan kenegaraan kita,” ujar Menag juga.

Menurut Menag, substansi dari sebuah pertandingan, bukan hanya menjadi juara. Lebih dari itu, nilai kejujuran dan sportivitas juga merupakan esensi kenapa banyak cabang olahraga dan seni dipertandingkan.

“Saya mendorong kaum santri terus berkiprah berprestasi dan berdedikasi dengan semaksimal mungkin,” ujar Menag.

Banten Juara Umum

Penutupan Pospenas VII ditandai dengan pemukulan Terbang Gede oleh Menag. Ia didampingi Sekda Provinsi Banten, Ketua Harian Panjatapnas, Dirjen Pendidikan Islam, dan Kakanwil kemenag Banten. Tergang Gede merupakan alat tradisional masyarakat Banten.

Hadir dalam kesempatan ini, Sekda Provinsi Banten, Ketua Harian Panjatapnas Pospenas, Dirjen Pendidikan Islam, para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, serta ribuan santri.

Pospenas VII, sebagaimana siaran pers Kemenag, diikuti 2.826 santri, terdiri dari 1.654 (58.5%) laki-laki dan 1.172 (41.47%) perempuan.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.905 santri mengikuti cabang olah raga, sedang 921 santri mengikuti pertandingan bidang seni.

Hari Santri Nasional, What Next?

Provinsi Banten berhasil menjadi juara umum pada Pospenas VII. Tuan rumah meraih 42 medali, terdiri dari 19 medali emas, 9 perak, dan 14 perunggu.

Kontingen Jawa Barat menjadi terbaik kedua dengan total medali yang sama, 42 medali, dengan komposisi berbeda. Para santri dari pesantren Provinsi Jabar meraih 13 emas, 18 perak, dan 11 perunggu.

Berada pada urutan ketiga, kontingen dari Provinsi Jawa Timur dengan 11 medali emas, 11 perak, dan 10 perunggu (32 medali).

Secara berturut-turut, kontingen berikutnya yang masuk dalam 10 (sepuluh) besar adalah Jawa Tengah (9 emas, 8 perak, 5 perunggu), Bali (9 emas, 3 perak, 9 perunggu), dan DI Yogyakarta (7 emas, 8 perak, 12 perunggu).

Kemudian, DKI Jakarta (4 emas dan 1 perak), Sumatera Utara (3 emas, 8 perak, 8 perunggu), Riau (3 emas, 7 perak, 5 perunggu), dan Kalimantan Timur (3 emas, 2 perak, 1 perunggu).

Pospenas VII menjadi puncak rangkaian Peringatan Hari Santri tahun 2016 yang diadakan oleh Kemenag.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BantenHari Sumpah PemudaKementerian AgamaLukman Hakim Saifuddinmembangun bangsaMenteri AgamaNKRIolahragaPekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren tingkat NasionalPemudaPondok PesantrenPospenasPospenas VIIprestasiResolusi JihadsantriseniSerang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nahdliyin Boleh Ikut Aksi 4 November tanpa Atribut NU
Tulisan selanjutnya PPI Turki Hadirkan Ghaida AA Gym di Istanbul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?