Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gegerkan Warga, Ledakan di Kuningan Ternyata Berasal dari Alat Pengusir Tawon

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 7 Februari 2017 07:59 7:59 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 7 Februari 2017 07:59
Bagikan
Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Syahduddi, menyampaikan penjelasan soal ledakan alat pengusir tawon di Kuningan, Jawa Barat, yang terjadi pada Ahad (05/02/2017) malam.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ledakan yang terjadi di RT/RW 01/01 Desa Manis Kidul, Kuningan, Jawa Barat, Ahad (05/02/2017) malam lalu berasal dari alat pengusir tawon.

Pihak kepolisian menyatakan, ledakan yang terjadi di depan rumah seorang warga bernama Sutri (54 tahun) itu bukanlah bom.

Alat ini sengaja dibuat oleh seorang petani tetangga Sutri untuk mengusir tawon yang bersarang di dekat kediaman Sutri.

“Tidak ada kaitannya dengan aksi teror ya. Yang meledak itu ternyata alat pengusir tawon yang terbuat dari racun tikus yang ditempatkan di pipa besi,” kata Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Syahduddi, kepada wartawan, lansir Islamic News Agency (INA), Senin (06/02/2017).

Jika Burung dan Lebah Habis, Manusia Alami Kekurangan Gizi

Syahduddi menambahkan, petani yang membuat alat pengusir tawon ini tak menyangka akan terjadi ledakan seperti ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Pelaku bernama Urip, usia 51 tahun. Dia sudah 3 kali pakai alat tersebut. Selama ini selalu berhasil, tapi kali ini terjadi ledakan,” terang Syahduddi.

Syahduddi menegaskan, Urip mengusir tawon atas inisiatif sendiri. “Ilmu bikin bomnya bukan dari internet. Dia petani yang tidak mengerti internet. Ini bukan terorisme,” tegasnya.

Dua Kejanggalan Dalam Peristiwa Bom Sarinah Menurut Pengamat Militer

Sempat Menggegerkan Warga

Dilansir INA, warga RT/RW 01/01 Desa Manis Kidul, Kuningan, sempat digegerkan dengan suara ledakan keras pada pukul 20.00 WIB, Ahad (05/02/2017).

Mendengar suara kencang yang menggetarkan kaca jendela dan tembok rumahnya, Sutri pergi keluar ke depan rumahnya. Janda beranak dua ini melihat asap mengepul dan warga sekitar mulai berdatangan.

Lokasi meledaknya alat pengusir tawon di Desa Manis Kidul, Kuningan, Jawa Barat. [Foto: Budi Marta]
Saat kejadian itu, Sutri mengaku sedang istirahat. “Ledakannya sangat kencang sekali,” kata Sutri ditemui INA di Kantor Polsek Jalaksana, Senin (06/02/2017).

Warga sekitar sempat menduga ledakan itu adalah bom. Aparat setempat pun melapor kepada pihak kepolisian.

Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Jalaksana meluncur ke tempat kejadian, kemudian disusul dengan Tim Gegana dari Polda Jabar. Kepolisian memastikan tak ada korban jiwa pada peristiwa ini.

‘Teroris Lone Wolf’ Mencairkan Kebekuan Teori Terorisme di Indonesia

Pemeriksaan Polisi

Sutri, yang suaminya telah lama meninggal, tinggal di rumah seorang diri. Kedua anak beserta menantunya masing-masing menetap di Karawang (Irna-Tono) dan Jakarta (Nani-Deni).

Keempatnya pun datang ke Kuningan setelah dipanggil kepolisian untuk kepentingan penyelidikan.

Sutri sekeluarga ditanya oleh polisi sejak pukul 10.00-15.00 WIB. Adapun Tono, digali keterangannya dari pukul 11.00-17.30 WIB.

Seusai pemeriksaan, kepada INA Tono mengaku dicecar pertanyaan yang sangat banyak. “Mungkin sampai ratusan pertanyaan ya,” kata Tono.

Tono mengaku diperiksa sangat lama karena profesinya sebagai karyawan pabrik pupuk.

“Ditanya-tanya, bagaimana cara pembuatan pupuk dan kaitannya dengan pembuatan bom. Ada juga pertanyaan tentang kelompok-kelompok tertentu yang dianggap menebarkan teror,” ujar pria berjenggot dan bercelana di atas mata kaki ini.

“Mungkin disangka ada kaitannya dengan jaringan teror ya,” lanjut ayah dua anak ini sambil terkekeh.

Saat kejadian itu, Tono mengaku memang sedang berada di Karawang bersama anak dan istrinya. Ia sama sekali tidak tahu menahu perihal ledakan itu.

“Saya ini kerja di sana, tiba-tiba disuruh balik ke Kuningan. Selesai kerja saya buru-buru ke sini,” terang Tono.* Budi Marta/INA

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Desa Manis KidulJawa BaratKapolres KuningankepolisianKuninganledakanledakan alat pengusir tawonledakan di KuninganMuhammad Syahduddipetaniracun tikussarang tawontawonwarga Kuningan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Tabel Jumlah Penganiayaan yang Dilakukan Gereja Australia Selama 60 Tahun
Tulisan selanjutnya Daging Ayam Ditempatkan Satu Wadah dengan Daging Babi Cemaskan Muslim Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?