Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

WALHI: Reklamasi akan Lahirkan Krisis Baru, Pemerintah Harus Hentikan

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2017 19:40 7:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Oktober 2017 19:37
Bagikan
Terlihat adanya geliat pembangunan di pulau ini; kapal-kapal tongkang di sekitar pulau, mobil-mobil crane, serta sejumlah blok bangunan yang telah berdiri di salah satu pulau palsu reklamasi Teluk Jakarta. Gambar dijepret dari udara pada Ahad (18/09/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup (WALHI), Khalisah Wahid, mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun pemerintah pusat harus menghentikan reklamasi Teluk Jakarta atas nama lingkungan hidup dan masyarakat, terutama nelayan.

Termasuk, sambungnya, masyarakat yang terdampak langsung karena tanah dan pasir wilayahnya diambil untuk bahan reklamasi, seperti Banten dan Jawa Barat.

“Harusnya tanggung jawab ini bukan hanya pada pemerintah DKI tapi juga pemerintah pusat,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, belum lama ini.

Baca: IRESS Tuntut Presiden Jokowi Terbitkan Perpres Hentikan Reklamasi

Apalagi, dikatakan Khalisah, jika melihat Nawacita (sembilan agenda prioritas Joko Widodo – Jusuf Kalla), disebutkan bahwa ada persoalan krisis lingkungan di wilayah pesisir.

Akan tetapi, menurutnya, jawabannya bukan dengan reklamasi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Proyek reklamasi justru akan melahirkan krisis baru, bukan hanya di wilayah proyek reklamasinya, tapi juga wilayah lain yang terdampak yang banyak orang tidak menyorot ke sana. Keduanya mempunyai kerentanan terdampak secara ekologis,” ungkapnya.

Baca: Pasca Pidato Anies, Menko Luhut Persilakan Jika Ingin Setop Reklamasi

Ia menjelaskan, krisis lingkungan yang terjadi di hilir tidak bisa dijawab hanya di hilirnya juga. Perlu penyelesaian yang komprehensif. Sebagaimana reklamasi Teluk Jakarta yang berdampak pada banyak aspek.

Karenanya, sambung Khalisah, perlu ada diskusi yang melibatkan seluruh stakeholder, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah seperti DKI, Banten, dan Jawa Barat, serta masyarakat yang terdampak.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Direktur Eksekutif Nasional WALHIDKI Jakartahentikan reklamasi Teluk JakartaKhalisah Wahidlingkungan hidupNawacita Jokowi-JKPemprov DKI Jakartapolemik Reklamasi Teluk Jakartaproyek reklamasireklamasi Teluk JakartaTeluk JakartaWahana Lingkungan HidupWALHI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Alumnus BEM IPB Kecam Kepolisian, Tuntut Pembebasan Mahasiswa
Tulisan selanjutnya 6 Fraksi DPR Setuju Perppu Ormas, PAN-PKS-Gerindra Menolak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?