Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

GNPF: Selama Ini Ulama Hanya Jadi Stempel Politik

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Juli 2018 18:34 6:34 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 Juli 2018 18:02
Bagikan
Konferensi pers GNPF Ulama pada acara Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat (27/07/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak mengatakan, selama ini ulama cenderung hanya menjadi endorsement politik. Karenanya, ia menyebut, GNPF menggelar ijtima atau pertemuan yang akan membahas terkait peran aktif ulama.

Yusuf menerangkan, nantinya forum Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional akan memberikan ruang sebesar-besarnya kepada ulama dan tokoh nasional, dalam mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang dialami bangsa Indonesia, menyangkut beberapa hal yakni ekonomi, politik, dakwah, dan kelembagaan.

Baca: Ijtima Ulama, Lima Parpol Didorong Bentuk Koalisi Keumatan

“Ulama selama ini hanya menjadi endorsement atau stempel, tapi tidak diberi peran langsung. Tidak ada salah dan jeleknya apabila memberikan ulama ruang untuk berperan. Karena permasalahan-permasalahan yang terjadi dampaknya juga terhadap seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya di lokasi Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional, Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat (27/07/2018).

Yusuf menyampaikan, pada acara pembukaan ijtima akan memberikan kesempatan sambutan kepada 5 Ketua Umum partai, yakni Partai Gerindra, PKS, PAN, PBB, dan Berkarya. GNPF mendorong agat lima partai itu membentuk koalisi keumatan. Kelimanya dinilai berkomitmen menampung aspirasi umat.

Baca: Segera, Koalisi Keumatan Dideklarasikan, Capres-Cawapres Dimatangkan

Tujuannya, kata dia, agar partai bisa memberikan visi dan misinya yang akan didengar oleh para ulama yang nantinya menjadi bahan diskusi forum ijtima dari mulai sidang komisi hingga sidang pleno.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Semoga mendapat kesimpulan-kesimpulan yang baik terkait 4 hal tadi. Itulah yang akan kita jadikan konsideran, tolak ukur, peran serta membenahi kekurangan dalam pemerintah sekarang,” jelasnya.

Baca: GNPF Ulama: Menentukan Nama Capres Bukan Wilayah yang di Luar Partai

Yusuf mengatakan, ulama adalah sosok yang sangat berperan sejak kemerdekaan bangsa Indonesia hingga saat ini.

“Kita sudah tidak mau lagi hanya jadi endorsement,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BerkaryademokrasiGerakan Nasional Pengawal FatwaGNPFGNPF UlamaIjtima Ulama dan Tokoh Nasionalijtima'Ketua GNPF Ulamakoalisi keumatanPANPartai Gerindrapartai politikPBBperan ulamapertemuanPilpres 2019PKSpolitikulamaulama dan politikYusuf Muhammad Martak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ijtima Ulama, Lima Parpol Didorong Bentuk Koalisi Keumatan
Tulisan selanjutnya Turki Menyebut Amerika Tak Akan Mendapat Apapun dengan Mengancamnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?