Hidayatullah.com– Hasil Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional ke-2 yang diikuti ratusan ulama dari seluruh Indonesia mengenai rekomendasi Pilpres 2019, akan ditindaklanjuti oleh organisasi pemenangan yang diberi nama Komando Ulama untuk pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi).
Sekjen Koppasandi Muhammad Al Khaththath menyampaikan, organisasi pemenangan itu akan melibatkan seluruh ulama dan tokoh umat yang hadir dalam Ijtima Ulama 1 dan 2, serta para aktivis Aksi Bela Islam 212 dan aksi-aksi bela Islam lainnya, termasuk seluruh komponen umat Islam lainnya.
Baca: Akar Rumput-Calon Legislatif PBB Dukung Prabowo-Sandiaga
Adapun untuk struktur organisasi Koppasandi, lanjutnya, ada di tingkat pusat yang berkedudukan di Jakarta, tingkat provinsi di ibu kota provinsi, tingkat kota dan kabupaten di ibu kota kabupaten dan kota, tingkat kecamatan, hingga tingkat kelurahan dan desa.
“Di tingkat RT/RW ada koordinator RT dan koordinator RW. Sedangkan para relawan ditempatkan di tiap lingkungan TPS dengan personel minimal 3 orang relawan tiap TPS,” ujarnya dalam konferensi pers di gedung Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII), Jakarta, Kamis (01/11/2018).
Baca: Koalisi Prabowo-Sandi Sumbang Saran ke Pemerintah soal Ekonomi
Al Khaththath mengatakan, Koppasandi juga dilengkapi dengan Dewan Pembina yang diketuai oleh Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab, Dewan Penasihat KH. Ahmad Cholil Ridwan yang merupakan Pembina Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKSPPI), Dewan Pengarah yang diketuai oleh Yusuf Martak (Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama), dan Dewan Pakar yang diketuai oleh Ir Heppy Trenggono yang adalah Presiden Indonesia Islamic Bussines Forum/IIBF).
“Masing-masing Dewan Pendamping Koppasandi beranggotakan para ulama, cendekiawan, dan pimpinan berbagai ormas dan lembaga Islam,” jelasnya.
Baca: Warga Muhammadiyah Spontan Galang Dana untuk Kampanye Prabowo-Sandi
Ia menambahkan, deklarasi Koppasandi rencananya akan dilakukan pada Ahad, 4 November 2018 di GOR Sumantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.
“Agenda ini digelar pada 4 November 2018 untuk mengambil nilai perjuangan Aksi Bela Islam 4 November 2016 (spirit 411) yang sangat heroik,” ungkap Al Khaththath.
Acara deklarasi juga rencananya akan dihadiri para ulama, habaib, dan pimpinan ormas Islam yang mendukungnya, juga oleh Paslon Prabowo-Sandiaga dan para pimpinan partai koalisinya. Serta akan diberikan sambutan khusus oleh Ketua Dewan Pembina Koppasandi Habib Rizieq Shihab, langsung dari Makkah, Arab Saudi.
Pihaknya berharap dengan keberadaan dan kiprah Koppasandi ke depan, semua komponen umat Islam dapat bergerak dengan spirit 212 memenangkan Prabowo Sandi dan para caleg Muslim dari partai pendukung Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres dan Pileg serentak 2019 nanti.
“Sehingga tanggal 17 April 2019, menjadi hari kemenangan yang menggemberikan umat Islam,” tandas Al Khaththath.* Yahya G Nasrullah