Hidayatullah.com– Pesawat Lion Air kembali mengalami kecelakaan. Pesawat Lion Air rute Bengkulu-Jakarta menabrak tiang lampu di Bandara Fatmawati, Bengkulu, Rabu (07/11/2018). Akibatnya sayap bagian kiri pesawat pecah.
Informasi tersebut beredar malam ini di media sosial lewat foto-foto dan video diterima hidayatullah.com.
“Nyenggol tiang, sayapnya, ya Allah kok masa (pesawatnya) lewat situ, biasanya lewat situ,” terdengar suara seseorang dalam rekaman video tersebut yang memperlihatkan sebuah pesawat Lion Air di sebuah bandara.
“Itu di sebelahnya di depan di belakangnya itu ada pesawat Batik (Air),” ujarnya.
“Tadi kayaknya di sayap bagian sayap ada yang jatuh,” lanjut seseorang tersebut menuturkan. Tampak sejumlah petugas hilir mudik di sekitar pesawat yang tidak bergerak tersebut.
Kecelakaan Lion Air itu menyebabkan penerbangan terganggu.
Sementara itu, salah seorang pengguna jasa Bandara Fatmawati Romidi membenarkan kabar tersebut. Penumpang Batik Air ini menyatakan pesawatnya juga tertunda penerbanganya.
“Lion Air itu ada di depan Batik Air yang saya tumpangi,” kata Romidi kutip CNN Indonesia Rabu malam pukul 21.11 WIB.
Kejadian ini dibagikan oleh seorang pengguna Facebook, Sefty Yuslinah.
“Pesawat Lion Air Bengkulu Jakarta, nabrak tiang nion box depan pintu keluar ruang VIP Bandara Fatmawati Bengkulu, sayap Lion Air patah,” demikian tertulis di status Facebook Sefty Yuslinah.
Sejumlah penumpang terlihat berdiri di luar pesawat tersebut. Sefty juga membagikan foto tiang lampu yang miring.
Sejumlah media lokal Bengkulu memberitakan, pesawat dengan kode penerbangan JT-633 itu batal terbang karena insiden tersebut.
Pesawat Lion Air JT633 rute Bengkulu – Jakarta itu menyenggol tiang listrik di Bandara Fatmawati Bengkulu sekitar pukul 19.00 WIB.
Kejadian ini kemudian viral di media sosial Facebook setelah beberapa akun mengunggah foto dan video insiden kecelakaam pesawat tersebut.
Manajemen Lion Air mengeluarkan keterangan resmi terkait gagal terbangnya pesawat Lion Air JT633, dari Bandara Fatmawati Soekarno-Bengkulu dengan tujuan Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, pada Rabu (07/11/2018) malam.
Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, membenarkan bahwa pesawat tersebut mengalami keterlambatan terbang, karena menyenggol tiang lampu pada ujung sayap sebelah kiri.
Peristiwa yang sempat membuat penumpang berhamburan keluar itu terjadi ketika pesawat hendak bersiap menuju landas hubung (taxiway).
“Ujung sayap sebelah kiri (wing tip) menyenggol tiang lampu koordinat di bandar udara,” kata Danang kutip Jurnas.com.
Menurut Danang, Lion Air JT633 sudah berada di landas parkir. Sementara penumpang diarahkan kembali menuju ruang tunggu terminal.
Adapun penerbangan JT633 yang rencananya berangkat malam ini, diganti dengan menggunakan pesawat yang didatangkan dari Jakarta.
“Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul,” ujarnya.
Untuk memastikan kerusakan, Danang mengatakan manajemen telah mengirim tim ke Bandara Fatmawati-Bengkkulu, guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut.
Beberapa pekan lalu, pesawat Lion Air JT 610 mengalami kecelakaan pada penerbangan Jakarta-Pangkalpinang. Semua penumpang dan awak kabin diperkirakan meninggal dunia. Sebagian besar mayat korban sudah dievakuasi.*