Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aziz Qahhar Ajak Teladani Kepemimpinan Nabi Ibrahim

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2019 15:33 3:33 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 11 Agustus 2019 15:33
Bagikan
Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar dalam khutbah Idul Adha 1440H di Depok, Ahad (11/08/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Politisi asal Sulawesi Selatan, Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis tauhid, saat menyampaikan khutbah Idul Adha 1440H di lapangan Masjid Ummul Quraa, Kalimulya, Depok, Jawa Barat, Ahad (11/08/2019).

Aziz mengajak umat Islam khususnya para pemimpin agar mengambil pelajaran dari kepemimpinan sang Nabiyullah tersebut.

Aziz mengatakan, salah satu pelajaran dari kisah Nabi Ibrahim Alaihissalam dan putranya, Nabi Ismail Alaihissalam , serta kenabian Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, adalah kepemimpinan.

Aziz menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim merupakan suri tauladan dalam kepemimpinan, dimana Ibrahim telah lulus secara sempurna melewati berbagai ujian yang diberikan Allah. Ibrahim lulus dengan nilai-nilai tauhid yang dipegangnya. Di samping itu, semua Nabi dan Rasul setelah Nabi Ibrahim adalah keturunan Nabi Ibrahim.

“Maka Ibrahim Alaihissalam dikukuhkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala sebagai pemimpin terhadap seluruh umat manusia,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di antara pelajaran dari kisah perjalanan hidup Nabi Ibrahim, secara khusus Aziz menekankan mengenai kepemimpinan Nubuwwah atau kepemimpinan berbasis wahyu/tauhid.

“Pertama, bahwa para pemimpin seharusnya adalah orang-orang yang telah teruji dalam berbagai perjuangan menegakkan nilai-nilai kebenaran,” ujarnya di depan beratus-ratus jamaah Idul Adha.

“Kepemimpinan semestinya tidak menjadi milik dari mereka yang tidak memiliki sepak terjang dalam perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan,” tambahnya.

Ia mengatakan, pemimpin yang tangguh adalah mereka yang telah ditempa dengan pengalaman dan teruji dalam tantangan idealisme perjuangan.

“Mereka memiliki kematangan dan keteguhan prinsip dalam menghadapi berbagai macam tantangan dan godaan yang dihadapi dalam tugas-tugas kepemimpinannya,” ujar Aziz.

Ia menjelaskan, tugas utama kepemimpinan adalah mengarahkan masyarakat ke jalan yang benar, menegakkan keadilan, melakukan kebaikan dan menghindarkan kejahatan.

Dengan tugas dan fungsi tersebut, maka seorang pemimpin seharusnya adalah orang-orang yang telah tercerahkan terlebih dahulu. Mereka semestinya menjadi orang-orang terdepan dalam teladan kebaikan.

“Pepatah mengatakan, ‘Jika anda tidak memiliki, maka anda tidak dapat memberi’. Mana mungkin dapat menyebarkan kebaikan kepada rakyat, jika sang pemimpin sendiri tidak tercerahkan dalam kebenaran dan moralitas. Mana mungkin mereka bisa mengurus masyarakat dan bangsanya dengan baik, jika ia sendiri berkarakter buruk, cacat moral, akrab dengan kecurangan dan korupsi atau kejahatan dan kemunkaran lainnya,” paparnya.

Kedua, masih kata Aziz, kepemimpinan seharusnya tidak menjadi milik orang dzalim. Ia mengatakan bahwa urusan nasib rakyat sangat banyak ditentukan oleh para pemimpin atau penguasa.

“Pemimpin yang dzalim dan tidak adil atau curang, pasti akan merusak dan membuat banyak penderitaan bagi rakyat. Oleh karenanya, menegakkan kepemimpinan yang adil dan menghindarkan kepemimpinan yang dzalim harus menjadi agenda dan tantangan perjuangan bagi orang-orang beriman, orang-orang tercerahkan, atau orang-orang baik dalam suatu masyarakat,” ujarnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdul Aziz Qahhar Mudzakkaridul adhaIdul Adha 1440H/2019Mkepemimpinantauhid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 600 Penyandang Disabilitas Shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal
Tulisan selanjutnya Pengguna App 3fun Berasal dari Gedung Putih dan Downing Street No.10

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?