Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Peran Penting Ulama Saat Muhammad Al-Fatih Bebaskan Konstantinopel 567 Tahun Lalu

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 29 Mei 2020 17:04 5:04 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 29 Mei 2020 15:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pada 567 tahun lalu, Sultan Usmani (Ottoman), Muhammad Al-Fatih (Sultan Mehmet II) atas izin Allah berhasil menaklukan Konstantinopel (The Conquest of Constantinople), setelah pengepungan selama lebih dari 50 hari.

Pembebasan Konstantinopel pada Selasa pagi, 20 Jumadil Ula 857 H bertepatan tanggal 29 Mei 1453 SM itu, tak lepas dari peran penting ulama yang memberikan bimbingan kepada Al-Fatih.

Dai yang juga penulis buku terkait sejarah tentang Muhammad Al-Fatih, Ustadz Felix Siauw, menjelaskan, dalam proses pembebasan Konstantinopel, ada peran para Pasya yang mendampingi Al-Fatih.

“Dan yang paling penting adalah bimbingan para ulama. Ini yang membuat Muhammad Al-Fatih mampu untuk melalui segala macam kesulitan-kesulitannya bahkan sampai dia mati, bahkan sampai ketika penaklukan Konstantinopel,” ujar Felix yang dijuluki “Sultan” pada acara talkshow online bertajuk “567 Tahun Pembebasan Ibukota Romawi Byzantium Konstantinopel” yang disiarkan langsung melalui channel Sahabat Al-Aqsha di Youtube, Jumat (29/05/2020).

Sebagaimana diketahui, di antara ulama yang berpengaruh dalam membesarkan Sultan Al-Fatih adalah Syeikh Muhammad bin Hamzah, atau lebih dikenal sebagai Syeikh Aaq Syamsuddin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca juga: Syaikh Aaq Syamsuddin Sang Penakluk Maknawi Konstantinopel

Felix menceritakan bahwa ide Al-Fatih memindahkan kapal lewat darat untuk membebaskan Konstantinopel terinspirasi dari ulama tersebut.

Jadi, tutur Felix, Al-Fatih sempat mengalami stres berat karena berpuluh-puluh hari tak kunjung berhasil menaklukkan benteng Konstantinopel. Sampai-sampai, tuturnya, Al-Fatih yang masih berusia muda itu tega membelah kemah sang gurunya tersebut karena hendak menemuinya.

“Jadi dia mau ketemu dengan Aaq Syamsuddin, Aaq Syamsuddin gak mau. Maka dia belah kemahnya, menemui gurunya lagi shalat, untuk kemudian meminta semacam petunjuk daripada Allah. Nah, petunjuknya apa? Dia (sang guru) bilang kepada Muhammad Al-Fatih, ‘Ini pertempuran (adalah) pertempuran berat, kamu harus lebih bertakwa kepada Allah, harus lebih sabar kepada Allah, dan melakukan perkara-perkara yang tidak biasa.’ Maka itu menginspirasi Muhammad Al-Fatih untuk mindahin kapal,” tutur Felix dalam acara yang dipandu “Babeh Sahabat Al-Aqsha” tersebut.

Baca juga: 564 Tahun Jatuhnya Konstantinopel [1]

Pelajaran dari situ, Felix mengingatkan bahwa bimbingan para ulama penting bagi seorang pemimpin Muslim.

“Intinya, kalau anda mau sukses, harus ada orang yang membimbing, yaitu adalah ulama. Itu yang membedakan, siapa yang pengecut, siapa yang berani,” ujar penulis buku Muhammad Al-Fatih 1453 ini.

Felix mengatakan, seorang pemimpin idealnya menjalankan strategi kepemimpinannya dengan berdasarkan bimbingan ulama, fatwa ulama.

“Pertanyaannya adalah kalau ada orang berjuang tanpa ulama, lantas dia dibimbing siapa? Siapa yang menentukan kemudian bahwa tindakan dia (seorang pemimpin) adalah tindakan berani atau tindakan bunuh diri? Siapa yang menentukan bahwa tindakan dia penuh perhitungan atau dia sebenarnya cuma pengecut yang cari alasan doank,” ungkapnya.

“Dan ulamanya juga syaratnya ulama rabbaniyah,” timpal Babeh dalam talkshow tersebut.

“Iya!” jawab Felix membenarkan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Felix SiauwKonstantinopelMuhammad al FatihSultan Mehmet IISultan UsmaniSyeikh Muhammad Syamsuddinulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gugat UU Covid-19, Din: Kita Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir
Tulisan selanjutnya Seorang Eks Wali Kota Terdakwa Genosida di Rwanda Divonis Penjara Seumur Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?