Hidayatullah.com—Bertempat di Kantor Cabang Bank Muamalat Banda Aceh, Jumat (17/04/2015) Pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Banda Aceh bersama Bank Muamalat Indonesia Cabang Aceh menandatangani kerjasama upaya membangun ekonomi syariah.
Disaksikan Ketua MPD BKPRMI Banda Aceh, H. Nazaruddin Ibrahim, SE dan Manajer Area Bank Muamalat Indonesia Sumbagut-Aceh, Azman Fajar, naskah perjanjian kerjasama di tanda tangani Kepala Bank Muamalat Indonesia Cabang Banda Aceh, Zulkarnaen, SE bersama Ketua BKPRMI Banda Aceh, T. Adriansyah.
Manajer BMI area Sumbagut Aceh, Azman Fajar dalam pertemuan tersebut menyatakan pihaknya sudah lama berkeinginan bangun kerjasama dengan BKPRMI.
“Selama ini banyak rintangan, dan baru sekarang terwujud, insya Allah esoknya kerjasama ini akan bermanfaat bagi banyak pihak,” ujar Azman Fajar.
Aceh sebagai wilayah syariah, lanjut Azman Fajar, punya tanggung jawab bersama untuk mengajak warganya membiasakan sistem ekonomi syariah dengan sejumlah institusi yang memiliki visi misi yang sama.
“Terkait Banda Aceh kota syariah (baca: model Kota Madani), kita perlu lakukan aksi tindak lanjut bagaimana masjid di Banda Aceh untuk transaksi perbankan dengan Bank murni syariah. Termasuk dengan ranah bisnis berupa unit kerja BKPRMI seperti TPA, PAUD, BKM masjid dan sebagainya,” sebut Azman.
Hal lain disampaikan, Bank Muamalat juga telah memberikan pembekalan dengan sejumlah Bank Konvensional di Aceh guna membangun kultur perbankan syariah di wilayah Tanah Rencong tersebut.
“Untuk BKPRMI kita joint dalam MOU soal pemanfaatan jasa layanan perbankan Bank Muamalat untuk kebutuhan ruang gerak organisasi pemuda masjid berupa tabungan, giro, dan deposito berdasarkan syariah,” sebut Azman.
Sementara itu Ketua umum BKPRMI Banda Aceh T. Adriansyah, menjelaskan pihaknya berbesar hati bisa diajak bermitra dengan PT. Bank Muamalat Indonesia.
Soal Kota Banda Aceh yang fokus menerapkan syariat, sebut Polem panggilan akrab pimpinan BKPRMI ini, model Kota Madani tak mungkin berjalan sendiri-sendiri namun harus berramai-ramai.
“Kita harus sinergikan bersama kerja-kerja dakwah, karena masuk surga harus bersama,” ungkap Polem yang juga Geuchik Gampong Blang Oi Banda Aceh.
BKPRMI, sebut Polem, siap untuk menguatkan atau membantu kerja Bank Muamalat Indonesia dalam bangun ekonomi syariah.
“Dalam MOU kami sudah jelas, bahwa BKPRMI dapat memanfaatkan rekening unit TPA, PAUD dan lembaga lain dari penyediaan yang di Bank Muamalat. Dan jelang bulan ramadhan nanti, salah satu wujud MOU kita gelar BBM (baca: bersih-bersih masjid) dengan Bank Muamalat,” jelas T. Adriansyah.*/Ridha Yunawardi (Aceh)