Hidayatullah.com– Ketua Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat, Asep Syaripudin mengatakan, Indonesia saat ini seolah sedang menghadapi upaya Cinaisasi.
Upaya itu, kata dia, terlihat melalui berbagai aspek, dari ekonomi hingga politik.
Ia mencontohkan dengan munculnya Forum Jakarta-Beijing, proyek-proyek investasi Cina, pendatangan buruh-buruh migran dari Cina, serta kebijakan pemerintah lainnya.
“Ini sudah terang benderang, dari awalnya penguasaan ekonomi menjadi penguasaan politik,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, Kamis (27/10/2016) lalu.
Serbuan Buruh Asing Dinilai Tak Bisa Dibendung karena Kebijakan Bebas Visa
Menurut Asep, fenomena itu jika tidak diwaspadai akan berbahaya.
Asep menegaskan dirinya tidak anti Cina, tapi anti dengan Cinaisasi.
“Beda ya (antara anti Cina dengan anti Cinaisasi),” tegas Fungsionaris Center of Study for Indonesian Leadership (CSIL) ini.
“Artinya (fenomena) ini adalah ada sebuah upaya hegemoni yang nantinya justru mendistorsi rakyat bangsa Indonesia sendiri,” lanjutnya.
Asep mengungkapkan, siapapun boleh tinggal di Indonesia. Tetapi jangan melakukan upaya imperialisasi.*